Selama PSBB di Riau Boleh Berdagang, Tapi…?

Gubri Syamsuar saat melepaskan penyemprotan disinfektan di Kampar.

RiauKepri.com, KAMPAR-
Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) bukan berarti melarang masyarakat untuk beraktivitas, namun melakukan pembatasan kegiatan tertentu dalam masyarakat.

“Boleh bekerja, boleh pasar buka tapi dibatasi, kegiatan lainnya juga begitu. Dibatasi jarak antar masyarakat dan taat kepada protokol kesehatan,” kata Gubernur Riau (Gubri) Drs H. Syamsuar M.Si,
saat memberi kata sambutan dalam pada acara penyemprotan disinfektan serentak di Bangkinang Kampar, Ahad (17/05/20).

Gubri menambahkan, apapun imbauan serta protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, tidak untuk menyelamatkan rakyat supaya tidak terinfeksi virus berbahaya tersebut.

Baca Juga :  Pariwisata Pulau Rupat Masuk Usulan RPJMD Riau 2019 - 2024

Untuk itu, ia tidak pernah bosan untuk selalu mengingatkan masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan masker jika memang harus keluar rumah serta menjaga jarak fisik maupun sosial.

“Apapun kebijakan pemerintah untuk rakyatnya, supaya rakyatnya tidak ikut tertular,” ujar Syamsuar.

Syamsuar berharap, kesadaran masyarakat makin hari makin timbul untuk menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak demikian, Gubri khawatir usaha yang dilakukan tidak berhasil dalam mencegah proses penularan Covid-19 ini.

“Memang imbauan pemerintah untuk kebaikan kita semua, kalau semua berjalan baik dan disiplin penularan Coronavirus akan berhenti di Riau dengan segera,” ucapnya.

Baca Juga :  Masyarakat Pantaicermin Minta Dinas DPMPTSP Kampar, Cabut Izin PKS PT. KAMI

Datuk Seri Setia Amanah ini menambahkan, dengan semangat gotong royong semua elemen yang ada di Riau, ia yakin virus tersebut bisa dituntaskan dari Riau.

“Mari sama-sama kita sukseskan PSBB ini, jangan sampai ada yang melanggar,” ucapnya. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *