Zul AS: Jangan Sampai Perjuangan Medis Menyembuhkan Pasein Covid-19 Sia-sia

Wako Duma Zul As.

RiauKepri.com, DUMAI– Penyebaran virus covid-19 di Kota Dumai belum sepenuhnya terkendali. Bahkan para medis dan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan masih berjuang keras bagaimana agar pasien positif covid-19 sembuh.

Menyikapi hal itu, Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dn berkumpul.

Walikota Dumai memohon ditahan dulu untuk tidak berkerumun dan berkumpul dalam keramaian, tahan dulu sebentar agar tidak ke pusat perbelanjaan memburu pakaian baru.

“Jangan sampai, perjuangan tenaga medis, perjuangan kita semua selama berbulan-bulan ini sia-sia karena kita tidak disiplin,” harapnya.

Baca Juga :  Bawa Penumpang Melebihi Kapasitas, KM Jelatik Diamankan TNI AL

Walikota Dumai mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan dan ketentuan pemerintah.

“Mari kita terus berusaha untuk menjaga jarak sosial, pakai masker saat berada diluar rumah dan terapkan pola hidup bersih dan sehat,” ajaknya.

Sederhana

Begitu juga dalam perayaan hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 H, ZulnAS, begitu walikota dipanggil akrab hendaknya dirayakan dengan suasana yang sederhana.

“Idul Fitri 1441 H / 2020 M ini kitabmari rayakan dengan suasana yang sederhana dan tidak seperti biasanya, namun kesucian hari nan fitri 1 Syawal nanti tidak akan berkurang sedikitpun,”! harap nya.

Baca Juga :  Pelaku Usaha di Mandau Antusias Ikuti Sosialisasi IUMK yang Ditaja Diskop UMKM Bengkalis

“Walaupun kita tidak bisa berjabat tangan,Namun kita masih bisa saling bermaafan. Walaupun kita tidak melakukan pawai takbir dengan semarak di jalanan Kota, namun kita masih bisa mengumandangkan takbir di Masjid dan Mushalla,” katanya.

Menurut Zul AS masyarakat tentu saja sedih dengan kondisi yang dihadapi saat sekarang..Dimana semua terpukul merasakan dampak Covid-19

“Kita semua terpukul, semua merasakan dampaknya. Kita semua berdoa, semoga situasi ini segera berakhir, pandemi covid-19 segera hilang dan obat penawarnya segera ditemukan,” harapnya. (RK13)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *