Alamak, Bantuan Ikan Kalengan di Meranti Bikin Jijik

Ikan kalengan yang menjadi bagian isi sembako akibat Covid-19.

RiauKepri.com, MERANTI– Salah satu isi paket bantuan Sembako terkait Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, berupa ikan kalengan merek Poh Sung yang sudah tidak boleh beredar menjijikan. Pasalnya,  ada ulat belatung. Hal ini dialami 2 Kepala Keluarga (KK) di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Kepala Desa Lukun, Lukman ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penemuan ulat belatung didalam ikan kalengan yang merupakan bantuan dari Pemkab Kepulauan Meranti.

“Betul, ada dua KK yang melaporkan sardinnya ada cacing, yang lain belum ada dan malah bagus. Mungkin kalengnya bocor, namun kita sudah suruh masyarakat semua mengeceknya. Dari 34 KK yang dibagikan cuma 2 KK saja yang bercacing, kemungkinan bocor halus,” kata Lukman.

Baca Juga :  Optimalkan Peserta Pelatihan, Disnakertras Minta Data BKK SMK Dumai

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar, juga berdalih kemasan ikan kalengan itu bocor.

“Mungkin ada beberapa kaleng yang bocor, makanya ada belatung,” kata Agusyanto, Kamis (28/5/2020) siang.

Ditanya soal izin edar ikan kalengan merek Puh Sung itu sudah dilarang, Agusyanto mengakui pihaknya lalai. “Ini terjadi kealpaan, tapi nanti akan kita tarik semua barangnya,” ujarnya.

Ikan kalengan Makarel Saus Tomat bermerek Poh Sung itu diketahui produk luar negeri yang dikemas oleh PT Sumber Karya Sejati, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan nomor izin edar ML 543929001006.

Baca Juga :  Kekompakan, Sinergi dan Persatuan Mampu Wujudkan Badan Penghubung Riau Lebih Maju

Informasi resmi di laman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan, ikan kalengan merek Poh Sung tersebut, merupakan salah satu dari 27 produk ikan makarel kaleng yang sudah direkomendasikan ditarik dari pasaran karena mengandung parasit.

Sebagai mana diketahui, bantuan sembako seharga Rp 600 ribu disiapkan untuk menghadapi tekanan ekonomi masyarakat akibat wabah Covid-19 itu terdiri dari, dari 28 kg beras, 1 papan telur, 3 kg gula dan 2 liter minyak goreng, 1 kotak mie instan dan 1 kaleng ikan sarden.

Baca Juga :  Jaringan Lintas Provinsi Main Minyak Mentah Senilai Rp 2,4 Miliar

Anggaran yang disiapkan Pemkab Meranti untuk Sembako tersebut sebesar Rp 15 miliar untuk dibagikan kepada 6.000 KK dalam tiga bulan kedepan. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *