Pemkab Karimun Izinkan Pedagang Melayani Konsumen

Pemkab Karimun mengizinkan pedagang melayani konsumen di tempat terhitung 1 Juni 2020, sesuai rapat pembahasan New Normal di Kantor Bupati Karimun.

RiauKepri.com, KARIMUN — Pemkab Karimun mengizinkan pedagang melayani konsumen di tempat, baik restoran, rumah makan atau warung-warung kopi.

Pemkab Karimun mengizinkan pedagang melayani konsumen di tempat terhitung 1 Juni 2020, kata Bupati Karimun Aunur Rafiq usai rapat penerapan New Normal Covid-19 di ruang rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Kamis (28/5).

“Kegiatan perekonomian akan kembali dibuka. Artinya rumah makan, restoran, kedai kopi dan lainnya yang selama ini kita batasi tidak boleh makan di tempat atau takeaway, maka akan kita perbolehkan kembali,” ujar Aunur Rafiq.

Baca Juga :  Gelar Reses, Anggota DPRD Karimun Ini Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Bupati Karimun mengatakan, para pelaku usaha tetap diwajibkan mengikuti protokoler kesehatan apabila ingin menyediakan makan di tempat bagi konsumennya.

“Kita persilahkan pelaku usaha mempersiapkan tempat duduk, namun dengan protokloler kesehatan, hal itu bertujuan agar konsumen yang datang dalam keadaan sehat dan pulangnya juga dalam keadaan sehat,” katanya.

Meski pelaku usaha kembali diizinkan menyediakan makan di tempat, mengenai aturan jam malam bagi masyarakat, Bupati Karimun menjelaskan, pihaknya akan meninjau kembali aturan tersebut.

“Aturan jam malam masih kita pertimbangkan, apabila 10 hari kedepan kondisi terus membaik seperti sekarang ini, aturan jam malam bagi masyarakat ini akan kita cabut,” jelasnya.

Baca Juga :  Nurdin Antar Jenazah Ibunda Hingga ke Liang Lahat

Orang nomor satu di Karimun ini berharap masyarakat untuk paham bahwa segala kelonggaran dari pembatasan yang dilakukan di tengah Pandemi Covid-19 ini dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti bertambahnya pasien positif.

“Tidak bisa langsung sekaligus, kita pelan-pelan agar tidak kebablasan, Kita diawal sudah bagus jangan penghujung justru kita blunder,lebih baik orang mengatakan diawal tidak baik tapi penghujungnya apa yang dilakukan hasilnya baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab Karimun membatasi para pelaku usaha untuk menyediakan makan di tempat dalam Surat Edaran Bupati Karimun nomor : 300/SET-COVID-19/IV/03/2020 Tentang Perubahan Pemberlakuan Jam Malam Dalam Upaya Pencegahan dari Resiko Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Karimun.(RK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *