Terkait Bantuan Ikan Kalengan Berbelatung di Meranti, Ini Distributornya

Ilustrasi (net).

RiauKepri.com, MERANTI- Koperasi Cahaya Indo Nusa disebut-sebut sebagai
distributor bantuan Sembako Pemkab Kepulauan Meranti yang belakangan salah satu isinya peket berupa ikan kalengan berbelatung.

Joko yang diketahui sebagai kepala Koperasi Cahaya Indo Nusa, kepada wartawan mengakui hal itu. Katanya, dia tidak mengetahui bahwa ikan kalengan tersebut tidak diperbolehkan beredar dan dia siap bertanggung jawab dengan berkomunikasi kepada dinas untuk menarik sampel ikan tersebut.

Joko menjelaskan, pada awalnya koperasi mendistribusikan 6.000 paket dengan ikan kaleng bermerek J&Y, namun karena ada permintaan tambahan 400 paket, pihaknya kewalahan untuk sardin merek tersebut. Sebab, stoknya terbatas, sehingga pihaknya membeli ikan kalengan dari gudang dengan merk Poh Sung untuk memenuhi permintaan tersebut.

Baca Juga :  Di Siak, 5 Dinas Pariwisata se-Riau Teken MoA Pembangunan Pariwisata

“Kami tidak tahu jika merek ikan kalengan tersebut dilarang beredar dan kami akan menarik sampelnya. Selain itu merek tersebut tidak tersedia dalam jumlah banyak, untuk keseluruhannya apakah ditarik, itu dinas teknisnya,” jawabnya.

Joko membeberkan, dari PPTK menetapkan harga untuk satu kaleng sardin Rp 24 ribu. Sedangkan harga ikan kaleng merek Poh Sung seharga Rp 18 ribu per kaleng. “Kita tidak munafiklah mencari untung disini,” kata Joko.

Joko mengaku, mengambil keuntungan setiap paketnya Rp 33 ribu dari total 6.400 paket yang disalurkan untuk masyarakat.

Baca Juga :  Alfedri: Agar Lebih Semarak Kedepan Haul Sultan Libatkan Masyarakat Luas

“Kalau ditotalkan secara keseluruhan kami cuma dapat keuntungan Rp 44 juta setiap tahapnya dengan keuntungan per paket Rp 33 ribu. Adapun total yang kami kelola itu hanya Rp 11, 4 miliar dari Rp 15 miliar, karena di situ juga ada biaya distribusi dan transportasi,” ucap Joko. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *