472 Orang Dirapid Test di Tiga Pasar Tradisional Dumai, Ini Hasilnya

Pelaksaan Rapid Test bagi pedagang pasar jalan Dock Yeard Dumai.

RiauKepri.com, DUMAI- Pemko Dumai melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Dumai telah melaksanakan rapid diagnostic test (RDT) selama dua hari di tiga pasar tradisional di Dumai.

Diantaranya, Pasar Senggol, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Dumai Timur, Pasar Sri Bunda Mersing (BSM), Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Dumai Selatan dan pada Rabu (03/06/2020) rapid test dilaksanakan di Pasar Dockyard, Kecamatan Dumai Barat.

Jumlah keseluruhan yang menjalani Rapid Test dintiga pasar tradisional tersebut sebanyak 472 orang dengan rinciannya 200 orang di Pasar Senggol, 122 di Pasar BSM dan terakhir sebanyak 150 di Pasar Dockyard.

Baca Juga :  3 Penyair Melayu Baca Puisi Di depan Ratusan Pemuka Masyarakat Riau

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr H Syaiful SKM mengakui pihaknya sempat menemukan sembilan pedagang di Pasar BSM hasilnya ada yang ditemukan reaktif.

Namun setelah Tim Gugus Tugas Covid-19 kembali melakukan rapid test ulang kepada sembilan pedagang tersebut hasilnya non reaktif alias negatif covid-19

“Alhamdulillah, dalam rapid test kedua kalinya sembilan pedagang itu ditemukan non reaktif artinya mereka tidak terserang penyakit tersebut,”jelasnya dan menambahkan bahwa belum seluruh pedagang dirapid test lantaran keterbatasan waktu.

Baca Juga :  Gawat, 536 Warga Bengkalis Terjangkit Penyakit Mematikan

Namun begitu, kata Syaiful pihaknya berjanji akan melakukan Rapid Test secara bertahap kepada seluruh pedagang tradisional Dumai.

“Kami sudah menyiapkan 1.500 alat rapid test kepada seluruh pedagang tradisional di Dumai,” jelasnya dan mengakui tindakan tersebutbsebagai upaya pemerintah untuk mengetahui sedini mungkin gambaran penyebaran Covid-19 Dumai khususnya pada cluster pasar tradisional.

Menurut Syaiful berharap tidak ada cluster baru di pasar tradisional Dumai Sebab jika sampai ada yang positif, cukup sulit ditelusuri kontak langsung antar pedagang dan pembeli,  karena belum tentu semua pedagang saling kenal.

Baca Juga :  Balik Kampung, Wartawan RiauKepri "Dijemput" Polisi, Apa Pasal?

“Untuk itu pedagang diminta untuk mengikuti anjuran pemerintah seperti social distancing, tetap menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga pola hidup sehat,” harapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *