Hanya 87 Orang Pedagang Jalani Rapid Test di Pasar Dock Yeard Dumai

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi didampingi Ketua TP PKK Dumai Hj Haslinar Zul AS meninjau pelaksanaan rapid test pedagang di pasar Tradisional Dock Yeard.

RiauKepri.com, DUMAI- Ternyata, jumlah pedagang yang menjalani Rapid Test di Pasar Tradisional Dock Yaerd Rabu (04/06/2020) hanya 87 orang, dan pada masa PSBB sebanyak 122 orang.

“Rapid Test di Psr Dockyard pd 3 Mei’20 sebanyak 87 orang Bang dan pd masa PSBB sekitar 122 orang. Ijin sedikit ada koreksi. Sebuah berita yg bagus utk dibaca, tks,” kata Asswandy Hamid kepada riaukepri.com melalui WA gruop Media Dumai Kamis pagi ini.

Seperti diketahui, Pemko Dumai melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Dumai telah melaksanakan rapid diagnostic test (RDT) selama dua hari di tiga pasar tradisional di Dumai.

Baca Juga :  Sekda Bengkalis : Penerimaan CPNS 2018 Direncanakan 19 September Mendatang

Diantaranya, Pasar Senggol, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Dumai Timur, Pasar Sri Bunda Mersing (BSM), Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Dumai Selatan dan pada Rabu (03/06/2020) rapid test dilaksanakan di Pasar Dockyard, Kecamatan Dumai Barat.

Pedagang yang menjalani Rapid Test di pasar senggol sebanyak 200 orang, 122 di Pasar BSM dan terakhir dimosaar dock Yeard sempat tertulis sebanyak 150 orang. Namun setelah dikoreksi ternyata 87 orang

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr H Syaiful SKM mengakui pihaknya sempat menemukan sembilan pedagang di Pasar BSM hasilnya ada yang ditemukan reaktif.

Baca Juga :  Operasi Patuh Muara Takus 2019 di Dumai Sudah Dimulai

Namun setelah Tim Gugus Tugas Covid-19 kembali melakukan rapid test ulang kepada sembilan pedagang tersebut hasilnya non reaktif alias negatif covid-19

“Alhamdulillah, dalam rapid test kedua kalinya sembilan pedagang itu ditemukan non reaktif artinya mereka tidak terserang penyakit tersebut,”jelasnya dan menambahkan bahwa belum seluruh pedagang dirapid test lantaran keterbatasan waktu.

Menurut Syaiful pihaknya berjanji akan melakukan Rapid Test secara bertahap kepada seluruh pedagang tradisional Dumai.

“Kami sudah menyiapkan 1.500 alat rapid test kepada seluruh pedagang tradisional di Dumai,” jelasnya dan mengakui tindakan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk mengetahui sedini mungkin gambaran penyebaran Covid-19 Dumai khususnya pada cluster pasar tradisional.

Baca Juga :  Alhamdulillah, 3 Pasien Positif Covid-19 di Dumai Dinyatakan Sembuh

Syaiful berharap tidak ada cluster baru di pasar tradisional Dumai. Sebab jika sampai ada yang positif, cukup sulit ditelusuri kontak langsung antar pedagang dan pembeli, karena belum tentu semua pedagang saling kenal.

“Untuk itu pedagang diminta untuk mengikuti anjuran pemerintah seperti social distancing, tetap menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga pola hidup sehat,” harapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *