Kata Nur Azmi Hashim Penyaluran BLT DD di Rupat tak Maksimal

Nur Azmi.

RiauKepri.com, BENGKALIS – Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis Nur Azmi Hasyim menyesalkan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD khusus di kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis pada tahap pertama yang dinilai belum maksimal, bagi warga yang terdampak Covid-19.

Hal ini berdasarkan informasi yang diterima dari warga disejumlah desa di kecamatan Rupat tersebut bahwa ada pihak desa hanya menyalurkan BLT DD sebanyak 22 Kartu Keluarga (KK).

“Saya beberapa hari lalu mendapatkan informasi atau laporan dari warga di kecamatan Rupat, mengenai BLT DD tahap pertama bahwa di sejumlah desa hanya menyalurkan 22 KK saja, sementara sesuai amanat kementrian desa untuk setiap desa diwajibkan 28 hingga 30 persen menyisihkan dari jumlah anggaran setiap desa,” ungkap Nur Azmi Hasyim yang juga Tokoh Pemuda Rupat, Sabtu (6/6).

Baca Juga :  Tarif Tertinggi Rapid Test di RSUD Dumai Rp 150.000

Pria yang akrab disapa Emy ini mengatakan sejak wabah Covid-19 ini melanda Kabupaten Bengkalis warga yang terdampak sangat banyak terutama di desa tersebut. Dengan adanya BLT DD ini tentunya sangat diharapkan dan membantu warga setempat.

“Warga terdampak Covid-19 ini sangat banyak, harus ada evaluasi dari pemerintah setempat untuk melakukan kroscek data disetiap desa untuk penerima BLT DD khusus dikecamatan Rupat tersebut, jika penerima BLT DD hanya 22 KK ini jelas tidak sesuai harapan warga,” kata Emy.

Baca Juga :  Langka, Dubes Malaysia Temui Gubri, Ini Kerja Sama yang Bakal Diikat

Selain itu. Emy juga meminta Pansus DPRD penanganan Covid-19 agar melakukan pengawasan terhadap penerima BLT DD khusus data di seluruh desa se- kabupaten Bengkalis agar penyaluran BLT DD ini tepat sasaran bagi yang membutuhkan.

“Teman- teman Demokrat di DPRD kita ada di Pansus Covid-19. Sudah kita sarankan agar ini menjadi catatan evaluasi penting untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah agar BLT DD ini dapat dirasakan oleh warga yang terdampak Covid-19 ini untuk penyaluran tahap kedua dan ketiga,” imbuh Emy. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *