DPRD Batam Panggil Manajemen PLN, Ini yang Dikehendaki

Rapat bersama DPRD Kota Batam lintas Komisi dan lintas Fraksi bersama Bright PLN Batam, Senin (8/6/2020)

RiauKepri.com, BATAM – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat Kota Batam dihebohkan dan menjerit dengan naiknya tagihan listrik untuk pemakaian Mei 2020.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Batam memanggil manajemen Bright PLN Batam untuk dimintai penjelasnnya, Senin (8/6/2020).

DPRD Kota Batam minta manajemen Bright PLN Batam tidak ada melakukan pemutusan listrik ditengah wabah Covid-19 saat ini jika masyarakat Batam terlambat membayar tagihannya.

Pasalnya, dengan adanya Wabah Covid-19 ini ekonomi masyarakat sangat berdampak, yakni masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaannya dan kehidupannya sangat susah.

Baca Juga :  Siak Jemput Efek Segar Pada Tour de Bintan

“Salah satu keputasan dalam rapat ini ialah PLN Batam kami minta tidak ada melakukan pemutusan listrik masyarakat,” ucap ketua komisi III DPRD Kota Batam Werton, saat memimpin rapat bersama DPRD Kota Batam lintas komisi dan lintas Fraksi dengan Bright PLN Batam itu.

Selain itu lanjutnya, saat ini pembayaran tagihan listrik juga harus normal dan kelebihan bayar dari masyarakat harus dikembalikan lagi, karena ekonomi masyarakat saat ini sedang susah.

Sementara itu, Manager of Corporate Social Responsibility Bright PLN Batam, Suprianto mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memutuskan hal itu, namun akan disampaikannya kepada Direksi PLN Batam.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-5, YKI Kepri Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Karena itu ada regulasinya di perusahaan. Saat ini terkait adanya pemutusan listrik kepada masyarakat yang telat membayar tagihannya itu dilakukan secara humanis, karena kita juga paham bagaimana kondisi masyarakat saat ini,” pungkasnya. (RK14)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *