Dumai Masih Zona Kuning, Ini Pesan Wako Zul As

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi pada sosialisasi menuju penerapan New Normal di gedung pendopo Sri Bunga Tanjung Dumai Senin petang tadi.

RiauKepri.com, DUMAI- Sosialisasi Menuju New Normal kepada pelaku usaha dan perhotelan dilaksanakan di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Dumai Senin petang tadi.

Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi dihadapan para pelaku usaha perhotelann menyampaikan bahwa Kota Dumai masih terkategori “zona kuning” dalam hal penanganan Covid-19.

Hal tersebut kata Zul AS, demikian panggilan akrab walikota Dumai, didasari dengan penambahan jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setiap harinya.

“Hari ini, PDP di Kota Dumai masih terisa 9 orang. Kita berharap agar Zona Kuning ini bisa membaik dengan menurunnya jumlah PDP hingga zero secara konsisten,” ujarnya.

Untuk itu Walikota Dumai mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga, dan melakukan sosialisas kepada masyarakat untuk tetap mematuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

” Mariah bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (pakai masker, selalu mencuci tangan, jaga jarak),” pintanya.

Baca Juga :  Gubri Diajak BI Ikut Peluncuran Uang Nominal Rp75.000

“Saya berharap, apabila ini kita lakukan bersama-sama secara konsisten dan disiplin, Insya Allah Kota Dumai ini nantinya menjadi zona hijau, sehingga dunia usaha di Kota Dumai bisa terus berjalan dengan baik,” tuturnya..

Selain terus menerus mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, tambah Zul AS, Gugus Tugas Kota Dumai juga melakukan pengawasan yang ketat di tiga pintu masuk Kota Dumai yang ada di perbatasan, yakni posko check point Bukit Timah, Bukit Kapur dan Medang Kampai.

“Setiap orang yang ingin masuk ke kota Dumai, akan diperiksa di perbatasan, wajib menunjukan bukti surat kesehatan atau memiliki surat hasil rapid test. Jika tidak memiliki, maka akan dipersilahkan berputar arah balik ke daerah asal masing-masing,” tegasnya.

Seperti diketahui, Walikota Dumai selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, tak henti – henti nya melakukan sosialisasi protokol kesehatan menuju new normal atau tatanan hidup baru.

Baca Juga :  Bupati Amril Ucapkan Tahniah Kepada Alfisnardo Ketua PWI Bengkalis Terpilih Periode 2018 - 2021

Sosialisasi kepada pelaku usaha juga dilaksanakan di Gedung Pendopo, Jalan Putri Tujuh , Minggu malam ( 07/06/2020)

Dalam acara tersebut hadir Setdako Dumai DR Herdi Salioso SE,
Dandim 0320/Dumai Letkol inf Irdhan SE MM, Ketua Pengadilan Negeri Dumai Hendri Tobing, Dansatradar 232/Dumai, perwakilan Polres Dumai (Kasat Intel) AKP Rofiki, Dandenrudal Mayor Roma Yudha, kepala OPD terkait, serta para pelaku usaha di Kota Dumai.

Walikota melakukan sosialisasi protokol kesehatan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Dumai Nomor 390/DINKES/2020 tanggal 30 Mei 2020, yang ditujukan kepada para pelaku usaha . Dalam sektor jasa dan perdagangan (area publik), tempat usaha penyediaan makanan minuman, restoran, rumah makan, cafe dan kedai kopi.

Baca Juga :  Bengkalis Juara Umum Lomba Masak Ikan Se Riau

Walikota mengingatkan kepada semua pelaku usaha dan masyarakat kota Dumai, tdak ada kasus terkonfirmasi positif di Kota Dumai, diharap kan masyarakat jangan terlena dan larut dalam euforia.

“Karena saat ini Kota Dumai masih tahap transisi, dengan status masih tanggap darurat, kita masih berada di zona kuning , namun, hal ini bisa saja kembali naik ke zona merah atau pun turun menjadi zona hijau. Semua tergantung tingkat kedisiplinan dan kesadaran diri kita dalam menerapkan protokol kesehatan .

Dalam kesempatan itu, Zul AS meminta dukungan semua pihak, termasuk kepada para pelaku usaha agar kedepannya, kondisi kota Dumai bisa menjadi lebih baik.

“Kita semua harus sepakat dan berkomitmen , karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kalau kita tidak disiplin akan berisiko sangat besar dikemudian hari,” pungkasnya. (RK13) .

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *