165 Positif Covid-19 di Batam, Rudi: Kita yang Mencari Orang Sakit

RiauKepri.com, BATAM – Angka positif terpapar Covid-19 di Batam meningkat menjadi 165 orang sampai hari Rabu (10/6/2020). Sementara itu ada sekitar 200 sampel swab warga Batam yang sedang menunggu proses pemeriksaan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Batam, H Muhammad Rudi, dalam berbagai kesempatan mengatakan, angka positif warga Batam terpapar Covid-19 diharapkan mendekati kenyataan ril.

“Di Batam, kita yang mencari orang sakit. Kita bentuk tim, lakukan penyisiran dengan rapid diagnostic test (RDT). Untuk yang reaktif, kita tes swab,” ujar Rudi, yang juga Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam.

Baca Juga :  Soal Isu Dinasti Politik, Nyat Kadir: Berkompetisilah dengan Sehat

Selain itu juga dilakukan tracing terhadap kontak dekat pasien terkonfirmasi positif covid. “Saat ini masih ada 200-an yang menunggu hasil tes swab dengan PCR (polymerase chain reaction),” tutur Rudi.

Menurut Rudi penyisiran terhadap masyarakat yang dicurigai terpapar covid-19 ini bisa dilakukan berkat kerja sama tim, mulai dari tingkat kota hingga ke satuan masyarakat terkecil. Sementara pengujian bisa terwujud berkat bantuan pengusaha, komunitas, hingga pemerintah negeri seberang.

Berdasarkan data Gugus Tugas, hingga 9 Juni telah dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap 618 sampel swab. Dari pemeriksaan tersebutlah didapatkan jumlah terkonfirmasi positif di Batam sebanyak 165 orang.

Baca Juga :  Memaksimalkan Kinerja, Itulah Harapan Wali Kota Tanjungpinang Kepada Pegawai

“Angka itu memang terlihat banyak. Tapi itu karena kita mencari yang sakit, tidak menunggu orang sakit datang. Kita cari supaya bisa kita obati sampai sembuh. Saat ini sudah ada 64 pasien yang dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah RDT yang sudah dilakukan di Batam sebanyak 9.947 uji. Dengan jumlah terbanyak adalah orang tanpa gejala (OTG) yaitu 5.049 uji RDT. Selanjutnya RDT juga dilakukan terhadap 2.356 orang dalam pemantauan (ODP), 2.237 orang dengan risiko (ODR), serta 305 pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca Juga :  Sukseskan Program Keluarga Berencana di Kepri

“Dari jumlah pasien terkonfirmasi positif juga paling banyak kategori OTG, yaitu ada 109 orang. Artinya yang terlihat sehat, tanpa gejala juga ternyata ada yang positif covid. Jadi kitalah yang harus menjaga diri, rajin cuci tangan, jaga jarak, pakai masker. Kita pakai masker ini menjaga diri kita sendiri dan menjaga orang lain juga,” pesan Rudi. (RK3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *