Sindikat Narkoba Kepri dan Riau Tanam Sabu Lebih 7 Kilogram

Terungkap Dari Batam

Polisi saat membongkar sabu yang ditanam.

RiauKepri.com, BATAM- Tiga tersangka sindikat Narkoba antar provinsi berhasil dibongkar Unit II Subnit 4 Satres Narkoba Polresta Barelang, Kepri. Untuk mengelabui polisi pemuja sabu ini menyembunyikan barang bukti dengan cara ditanam di tanah sekitar perkarangannya.

Dari tangan tiga tersangka yang ditangkap secara terpisah di Batam Provinsi Kepri dan Inhil, Provinsi Riau, aparat seragam coklat tua itu berhasil merampas kristasl jahanam seberat
7,79 kilogram.

Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, Sabtu (13/6/2020), mangatakan pengungkapan sindikat Narkoba ini berawal dari seorang pria bernama Elvin (25) yang ditangkap di Hotel New Star kamar No 202, Sei Jodoh, Batu Ampar, Batam, Rabu (10/6/2020) sekira pukul 22.30 WIB.

Baca Juga :  Amril Mukminin Sebut Pemberitaan Terdakwa Toro Rugikan Dirinya Secara Pribadi maupun Sebagai Bupati Bengkalis

Selanjutnya, sambung Abdul Rahman, tersangka Elvin, disita barang bukti sabu-sabu seberat 5,3 gram. Elvin mengaku ia memperoleh sabu-sabu itu dari rekannya Muhammad Raffi (28).

Kemudian, dihari yang sama sekira pukul 23.30 Wib tersangka MR berhasil diamankan di kost-kostannya kamar nomor 27 di Ruko Komplek Srijaya Abadi Jodoh, Batu Ampar, Batam dengan barang bukti 110,32 gram.

“Dari hasil pengembangan tersangka MR, ia mengakui bahwa paket sabu itu diperoleh dari rekannya Hamdi (33) yang berdomisili di Tembilahan, Riau,” ujar Abdul Rahman.

Baca Juga :  Bupati Siak Lantik 154 Pejabat Administrator dan Pengawas

Selanjutnya, pada kamis (11/6/2020) sekira pukul 03.00 Wib, Tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Barelang itu berangkat menuju ke tembilahan via jalur laut.

Tiba di TKP sekira pukul 06:30 Wib, tersangka Hamdi langsung diamankan di Desa Terusan Beringin Jaya, Pelangeran, Tembilahan, Indragili Hilir, Riau.

Tak tanggung-tanggung, dari tangan tersangka Hamdi, petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat 7,6 Kg yang ditanam didalam tanah disekitar rumahnya.

“Sekarang ketiga tersangka sudah dibawa ke Mapolresta Barelang guna pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya. (RK3/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *