Dewan Minta Subsidi Biaya Rapid Test Orang Keluar-Masuk Batam

RDP Komosi II DPRD Kota Batam terkait langkah langkah percepatan pemulihan sektor pariwisata saat new normal.

RiauKepri.com, BATAM — Komisi II DPRD Kota Batam minta Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan subsidi biaya rapid test untuk orang keluar-masuk Kota Batam. Tujuannya adalah agar parawisata Kota Batam dimasa new normal Covid-19 ini kembali hidup dan wisatawan datang ke Batam.

Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Edward Brando mengatakan, selain itu pemerintah juga diminta untuk membuat regulasi yang saling menguntungkan bagi Batam dan juga daerah di luar Batam.

“Sebab kalau regulasi yang dibuat oleh pemerintah Kota Batam tidak didukung oleh daerah lain, maka orang etidak akan mau juga datang ke Batam,” ujar Edward saat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait langkah langkah percepatan pemulihan sektor pariwisata saat new normal dengan Dinas Pariwisata, Dishub, BP2RD, Satpol PP dan PHRI di komisi II DPRD Kota Batam, Senin (15/6/2020).

Baca Juga :  Nurdin Sambut Atase Pertahanan 27 Negara

Dijelaskan Edward, dalam RDP yang dilakukannya itu dengan memberikan sumbang saran kepada Dinas Parawisata Kota Batam dengan sejumlah OPD lainnya, karena percuma saja Dinas Parawisata membuat gagasan jika tidak didukung oleh OPD lainnya.

Pada sisi kehidupan dan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam menitikberatkan kepada parawisata. Industrialisasi itu hanya mengurangi beban daerah dalam merekrut tenaga kerja.

Parawisata juga yang memberikan pelayanan multi efek ekonomi terhadap masyarakat yang ada di Batam, seperti hotel, restoran dan tempat hiburan, taksi, ojek, dan lain-lainnya.

Baca Juga :  Nyat Kadir: Tak Masuk Akal Ahok Geser Erik Thohir dari Menteri BUMN

“Jadi kita harus melakukan sebuah langkah-langkah dan pemikiran-pemikiran besar dengan disiplin protokol kesehatan,” bebernya. (RK14)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *