Umat Islam Batam Diminta Berjihad Lawan Neo-PKI

RiauKepri.com, BATAM – Gabungan ormas Islam, organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan se Kota Batam menolak keras Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Deklarasi penolakan dilaksanakan di halaman Masjid Agung Batam Center, yang dihadiri ratusan orang dari berbagai
Ormas, Senin (22/6/2020) sore.

Di antaran yang menolak itu, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam. Lainnya adalah PC Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), dan Persatuan Muballigh Batam (PMB).

Para perwakilan yang hadir memakai almamater dan seragamnya masing-masing serta spanduk yang bertuliskan menolak keras RUU HIP tersebut. “Wahai umat Islam bangkit dan bersatulah, siapkan diri untuk jihad lawan neo PKI,” demikian antara lain kalimat dalam spanduk.

Baca Juga :  Pemerintah Siap Antisipasi Inflasi

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan secara bersamasama dalam deklarasi tersebut ialah, mendukung Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penolakan RUU HIP dan siap membela MUI tersebut.

Ada empat pertimbangan yang disampaikan jika RUU HIP disahkan, yakni:

Pertama, memungkinkan hilangnya Pancasila sebagai dasar negara.

Kedua, berpotensi berkembangnya faham Marxisisme, Lenimisme, Komunisme, dan berbagai faham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Ketiga, berpotensi timbulnya dualisme sumber hukum di Republik Indonesia.

Keempat, berpotensi terjadinya gejolak sosial dan disintegrasi bangsa.

Baca Juga :  Air Vital, Tiada Air Berakibat Fatal

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, KH. Usman Ahmad mengatakan sebab RUU HIP itu ditolak ialah Pancasila sudah disepakati sebagai dasar negara Indonesia yang selama ini sudah teruji kesaktiannya.

“Yakni bisa menjadi pemersatu umat dari berbagai suku dan agama yang ada di Indonesia. Pancasila adalah harga mati, Pancasila harga mati, Pancasila harga mati. Hentikan pembahasan RUU HIP,” bebernya. (RK14)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *