Pemko Batam akan Cari Solusi Terbaik bagi yang Belum Masuk Sekolah Negeri

Ilusttasi (net).

RiauKepri.com, BATAM –– Pemerintah Kota (Pemko) Batam dipastikan akan mencarikan solusi terbaik agar seluruh anak yang ada di Kota Batam memperoleh hak untuk pendidikan. Karena itu, diharapkan orang tua calon siswa untuk tidak khawatir jika anaknya saat ini belum diterima di sekolah negeri.

Demikian dikatakan Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi, di Dataran Engku Putri, Selasa (23/6). “Saat ini masih berlangsung PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), jadi tunggu sampai selesai dulu baru kita tahu berapa banyak yang tidak tertampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Infrastruktur Komunikasi di Natuna Menjaga Kedaulatan NKRI

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam jumlah pendaftar yang mendaftar ke sekolah negeri sudah mencapai sekitar 24 ribu orang dari perkiraan 44 ribu – 45 ribu orang untuk SD dan SMPN.

Pendaftaran secara online di sekolah negeri masih akan dibuka hingga 26 Juni mendatang. Setelah itu, 29 Juni – 2 Juli 2020, dibuka pendaftaran ulang.

Karena pendaftaran sedang berlangsung, Rudi mengatakan, saat ini belum bisa menjelaskan secara detail terkait solusi bagi anak-anak yang belum diterima di sekolah negeri. “Jadi saya tunggu laporan dari Disdik dulu seperti apa nanti, setelah itu baru kita saya keluarkan kebijakan,” katanya.

Baca Juga :  Jaga Kedaulatan Bangsa

Bisa saja, kata dia, nantinya menggandeng sekolah swasta, karena selama ini Pemko Batam juga memberikan insentif kepada guru-guru di sekolah swasta. Selain itu, pemerintah juga memberikan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), sehingga biaya di sekolah swasta bisa ditekan untuk tidak terlalu mahal.

Rudi menjelaskan untuk PPDB tahun ini pihaknya telah mengeluarkan edaran agar semua sekolah khususnya tingkat TK, SD dan SMP tidak mewajibkan seragam sekolah bagi siswa baru. Kebijakan itu diambil Pemko Batam mengingat ekonomi masyarakat Batam yang menurun akibat dampak pandemi corona virus disease (Covid-19).

Baca Juga :  Penyeludupan Miliaran Rupiah Baby Lobster Berhasil Digagalkan Satgasgab F1QR Koarmada I

Dengan tidak diwajibkan seragram baru tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat Kota Batam. Saat ini Pemko Batam juga berupaya meminta bantuan kepada pihak-pihak yang mau membantu atau menyumbang seragam bagi calon siswa baru.

“Edaran sudah ada, saya minta semua sekolah tidak diwajibkan siswa baru untuk memakai seragram sampai ekonomi masyarakat Batam norma,” jelasnya. (*/RK3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *