Batam Terbebas dari Zona Merah Covid-19

RiauKepri.com, BATAM — Upaya yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, menuai hasil. Ini ditandai dengan perubahan warna zona penyebaran Covid-19 menjadi kuning dan hijau setelah berbulan-bulan merah, bahkan hitam.

Anggota DPRD Batam Komisi IV, Taufik Muntasir, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, yang dipimpin wali kota setempat, H Muhammad Rudi. “Tentu saja kita berharap semua pihak tidak lengah,” ujar wakil rakyat dari Partai NasDem Dapil I (Batam Kota – Lubuk Baja) itu.

Selain kerja keras siang-malam, sukses yang hendak dicapai dalam penanganan Covid-19 ini harus menjadi kesepahaman bersama. Masyarakat diminta tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, terutama ketika berada di luar rumah.

Baca Juga :  Inovasi Desa Ciptakan Desa yang Berdaya Saing

“Dalam pengamatan saya, kesadaran masyarakat Batam menerapkan protokol kesehatan sudah cukup membantu dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, tetapi memang belum maksimal. Tetap saja ada yang abai, tak terkecuali di tempat keramaian,” ujar Taufik Muntasir.

Peta situasi Covid-19 terkini di tiap kecamatan, berubah jadi warna kuning cerah. Padahal dua hari lalu beberapa kecamatan, seperti Batam Kota, Batuampar, Bengkong, Sekupang, dan Nongsa masih zona merah, bahkan hitam.

Zona kuning artinya, jumlah positif Covid-19 di sebuah kecamatan ada 1 hingga 10 orang. Sedangkan zona hijau, nol kasus.

Sementara itu, pasien yang sembuh dari Covid-19 di Batam kian banyak daripada yang masih dirawat. Dalam tiga hari ini tercatat sudah 40 orang yang sudah boleh pulang dari rumah sakit.

Baca Juga :  Bersama Memajukan Daerah Kepulauan

Data ini kami himpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Rinciannya, Kamis (25/6/2020) ada 12 orang, Jumat (26/6/2020) 11 orang dan Sabtu (28/6/2020) 17 orang yang sembuh dari virus yang belum ada vaksinnya ini.

Dengan demikian, total pasien yang sembuh ini ada 176 orang, sedangkan yang masih dirawat tinggal 30 orang. Pasien terbanyak dirawat saat ini di Rumah Sakit Khusus Infeksi, kota Batam di Galang.

Adapun ke 17 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Sabtu, 27 Juni 2020, pukul 21.00 WIB, adalah kasus nomor 86, 93, 155, 157, 166, 169, 195, 198, 199, 200, 201, 202, 203, 204, 206, 207, dan 208 yang saat ini dalam perawatan pada Rumah Sakit di Kota Batam.

Baca Juga :  Tim Surveyor Akreditasi FKTP Kunjungi Puskesmas Toapaya

Di antara yang sembuh ini ada turis asing, seorang perempuan bernama Anita Paul (46). Dia adalah warga negara Inggris yang ditetapkan kasus nomor 202. Kemudian tenaga kerja asing dari Republik Rakyat Tiongkok, seorang laki-laki bernama Zhu Guanglei (33). Kasus nomor 204 ini bekerja di PT. FCS Kabil. Ada juga penjual jamu gendong, Marni (57), kasus nomor 169, yang awal bulan lalu sempat menghebohkan. (*/RK3)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *