Nyat Kadir Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dengan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Nyat Kadir saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan.

RiauKepri.com, BATAM- Meskipun di tengah Covid 19, tak menyurutkan niat anggota DPR RI, Drs H Nyat Kadir menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Sosialisasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat itu berlangsung di halaman TK Madani, Tiban, Sekupang, Batam, Sabtu (27/6/2020).

Sosialisasi itu dihadiri para pimpinan pengurus Ormas Islam yakni MUI, NU, Muhammadiyah, Nahdatul Wathon, Al Washliyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Prima DMI, Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, Persatuan Mubalik Batam (PMB) dan BKMT.

Sebelum memasuki lokasi acara, paserta diminta mencuci tangan dengan handsanitizer dan memakai masker, serta menjaga jarak fisik 1,5 meter.

Di hadapan peserta Drs H Nyat Kadir menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat di tengah situasi darurat akibat wabah covid 19.

“Di tengah masa sulit ini masyarakat jangan mudah terpancing oleh isu dan provokasi yang tidak jelas. Sebab keadaan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab negara melainkan juga tanggung jawab kita bersama,. Mari kita patuhi anjuran pemerintah untuk menjaga perilaku pola hidup sehat sehingga penyebaran covid 19 bisa kita tekan, dan kita semua bisa lolos dari masa pandemi ini,” imbaunya.

Baca Juga :  Bupati: Gotong royong di Gereja Katolik Santo Joseph wujud keharmonisan masyarakat Karimun

Politisi Partai NasDem ini menegaskan akan pentingnya menjaga 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Karena 4 pilar adalah pondasi negara Indonesia sehingga pelaksanaan sosialisasi itu sangat penting untuk di lakukan dengan tujuan agar masyarakat memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari – hari.

“Yang penting dan harus di lakukan warga saat ini dalam melawan covid 19 adalah jaga kondisi kesehatan, hindari kerumunan, pakai masker jika keluar rumah dan sering cuci tangan pakai sabun atau pakai hand sanitizer,” ujar anggota DPR RI dapil Kepri.

Baca Juga :  Pemuda Indonesia Pemuda Berinovasi

Empat pilar kebangsaan lanjut mantan Walikota Batam itu merupakan tiang penyangga sekaligus pondasi yang menentukan kokohnya sebuah negara. Jadi, menurutnya dengan adanya empat pilar tentu rakyat merasa nyaman dan aman serta terhindar dari segala macam gangguan, baik dari dalam maupun dari luar negeri,” tegasnya.

Anggota DPR RI dua periode itu pun menyinggung sejumlah isu kekinian yang muncul di tengah pandemi covid-19. Yakni munculnya sikap dan tindakan yang provokatif dengan memanfaatkan psikis publik di tengah-tengah pandemi Covid-19. Serta pro kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Untuk itu dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tak terprovokasi dengan isu – isu yang berkembang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. Sebab pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan sudah menjadi sangat komprehensif dan menjadi benteng pertahanan negara,” tegas anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)

Baca Juga :  Tutup Tahun, Motivasi Generasi Muda

Di tempat yang sama, Ketua IPIM Kota Batam, Kyai Rifai mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan empat pilar kebangsaan yang digelar Drs H Nyat Kadir. Sebab dia menilai kegiatan ini sangat penting untuk dipahami dan dimengerti secara benar oleh seluruh warga NKRI, secara khusus bagi para pimpinan Ormas Islam yang merupakan salah satu ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada umat.

“Empat pilar kebangsaan ini merupakan dasar dan acuan bagi kita semua dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, hidup berdampingan dengan rukun dalam bingkai NKRI,” katanya. (RK3)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *