Mantap, Ini Wajah Baru Bandar Serai, Sedap Dipandang Mata

Keindahan MTQ saat ini sedap dipandang mata.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Selesa dipandang mata. Inilah wajah baru Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai), purna MTQ di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Pemandangan asri menyejukan ini terlihat sejumlah pohon dililit dengan kain berwarna khas Melayu, rumput-rumput liar yang sebelumnya terkesan menyeramkan kini lesap dibabat.

Keindahan dan suasana nyaman di Purna MTQ saat ini, sempat membuat salah seorang seniman Riau, Hang Kafrawi, semacam tak percaya ketika melihat foto yang disodorkan riaukepri.com dari handphone.

“Seriuslah ini di MTQ,” tanya Hang Kafrawi seraya menunjukan foto di handphone kepada teman sejawatnya, Jefri Al Malay.

Baca Juga :  Dua Jam Terdaftar di BPJS, Perawatan Oki Ditanggung Sampai Sembuh

Setelah diamati betul, melihat beberapa ciri khas bangunan di Bandar Serai, barulah Hang Kafrawi percaya bahwa foto tersebut di purna MTQ.

“Ini sangat luar biasa, tentunya keindahan ini menjadi spirit baru bagi masyarakat Riau, terutama seniman di Riau,” ungkap Hang Kafrawi.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rahmad, mengaku pembenahan ini dilakukan karena dia ingin memberi warna terhadap Melayu yang menjadi indentitas diri Provinsi Riau.

“Simbol-simbol Melayu di Purna MTQ ini kita munculkan sebagai bentuk upaya kita menjadikan Melayu adalah tuan rumah di negeri sendiri, Riau,” ungkap Roni yang belum sampai 20 hari menjabat sebagai Kadispar Riau itu.

Baca Juga :  KH. Bunyamin Puji Kinerja Kadiskes Meranti

Letak Purna MTQ yang berada di tengah-tengah ibu kota Provinsi Riau, sambung Roni, harus menjadi barometer bagi daerah lain yang ada di Riau ini. Sehingga menjadi jantung hati bagi masyarakat Riau khususnya, dan masyarakat provinsi lain pada umumnya. Tentunya masyarakat yang sudah datang terbayang-bayang untuk bertandang lagi ke Riau.

Harapan Roni, Purna MTQ ini menjadi laman yang menyenangkan bagi siapa saja sehingga kreatifitas dan perekonomian bisa bergerak.

“Purna MTQ ini luar biasa potensinya, tidak hanya kaitan dengan historis bahwa di sini pada 17 Juli 1994 pernah dilaksana helat MTQ Nasional di Riau, tapi juga ada pergerakan ekonomi yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” ujar Roni. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *