Perjudian Online Beromset Ratusan Juta di Batam Dibongkar Polisi

RiauKepri.com, BATAM — Unit 1 Reskrim Polresta Barelang membongkar perjudian online aplikasi Joker Gaming (http://www.joker2999.net) di perum Horiza Garden blok A no 16 Kecamatan Batam Kota, Batam, Provinsi Kepri, Kamis (9/7/2020), sekira pukul 14.30 WIB.

Dari pengungkapan kasus tersebut, satu pria inisial DR (38) selaku pemegang aplikasi atau operator dan rekannya wanita inisial EL (37) selaku agen atau, bandar berhasil diamankan.

“Pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat bahwa diduga ada perjudian online di kawasan perum Horiza Garden,” kata Kapolresta Barelang melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga :  Dua Kawanan Perampok WN Singapura di Pekanbaru Dibekuk

Dikatakannya, setelah mengetahui itu, anggota Unit 1 Judisusila langsung melakukan undercover sebagai pemain dengan cara bermain melalui handphone di aplikasi.

Setelah dilakukan undercover, ternyata benar adanya perjudian jenis online melalui aplikasi joker gaming (http://www.joker2999.net) dengan cara pemain terlebih dulu meminta membuatkan username dan password ke nomor whatssapp 0852xxx.

“Pemain mentransfer uang ke rekening BCA atas nama DR/ tersangka. Kemudian pemain mengkonfirmasi bukti transfer ke nomor whatssapp tersebut,” ujarnya.

Setelah itu, secara otomatis pemain mendapatkan poin yang diberikan oleh operator. Setelah mendapatkan poin, pemain dapat memainkan berbagai macam permainan yang berada di aplikasi joker gaming.

Baca Juga :  Alamak, 7 Tahanan Kabur Saat Antri Sidang Pengadilan Pelalawan

“Jika pemain menang, poin dapat ditukar dengan uang dan dibayarkan oleh operator melalui transfer Mobile Bangking. Setelah diketahui keberadaan pelaku, kita tangkap,” ungkapnya.

Ditambahkannya, hingga akhirnya diketahui keberadaan pelaku, Unit 1 Judisila melakukan penangkapan terhadap pelaku serta saksi terkait dugaan tindak pidana jenis judi online.

Dari tangan kedua pelaku, beberapa barang bukti berhasil disita, di antaranya,1 buah buku tabungan BCA milik tersangka DR, 1 buah kartu debit bank BCA.

“Selain itu, 1 buah handphone Samsung, 1 Buah handphone Oppo A92, Screen Shot percakapan WA antara operator dan pemain, bukti transaksi pengiriman uang antara operator dan pemain,” tutupnya. (RK14)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *