Ini Kondisi Imam di Pekanbaru Seusai Kena Tikam

RiauKepri.com, PEKANBARU- Ustadz Yasid Nasution yang menjadi imam pada Salat Isya di Masjid Al-falah, Jalan Sumatera, Pekanbaru, tampak sehat-sehat saja. Bagian sebelah kiri dekat dada, jubah putihnya terlihat robek bekas kena tikam saat berdoa.

Kepada wartawan Ustadz Yazid mengatakan, saat dia hendak memipin salat, di depan dia, terlihat tersangka masuk lewat pintu pengurus masjid, dengan gerak-gerik hendak mendekatinya. Namun dihalang seseorang.

“Saat hendak melaksanakan salat, dia (tersangka) terlihat. Tapi tak jadi mendekat, dan saya tidak menaruh curiga, karena mengenalnya,” kata Ustadz Yazid.

Baca Juga :  17 Ranting Partai Demokrat Dilantik, Darpius Siap Birukan Siak Kecil

Barulah, saat Ustadz Yazid berdoa dengan posisi sedikit menunduk, tersangka menyerang dengan menghunuskan pisau.

Ustadz Yazid sempat terkena tikam, dan selanjutnya Ustadz Yazid merespon dengan menendang, sambil mengeluarkan suara kesakitan.

Kemudian melihat imam diserang, jemaah pun langsung merespon dan mengamankan tersangka.

“Saya kenal dengan dia, karena pernah berkonsultasi di bulan Ramadan lalu, soal pekerjaan. Saat itu dia konsultasi soal pekerjaan, namun dia tidak terima saran dari saya. Makanya, saya anjurkan konsultasi dengan yang lain,” ucap Ustadz Yazid.

Baca Juga :  Ini Nama 45 Anggota DPRD Bengkalis Terpilih Periode 2019 - 2024, Kursi Ketua Direbut PKS

Tak berapa lama kejadian Kanit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota, Iptu Budi Winarko, datang ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek. Dengan melakban kedua tangan pelaku ke arah belakang.

Hingga memasuki tengah malam ini, tersangka masih berada di Mapolsek Kota Pekanbaru. Diketahui, tersangka merupakan warga Jalan Riau, Kecamatan Payung Sekaki. Ia datang ke lokasi bersama kakak dan bapaknya.

Tersangka menyerang imam mengunakan pisau daput, barang bukti ini sudah diamankan polisi dan terlihat bengkok. (*/RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *