Sasa Pemuncak Yudisium FIB Unilak

Sasa

RiauKepri.com, PEKANBARU – Cerita motivasi Elysa Elvania sebagai pemuncak Yudisium ke XXXIV Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning tahun 2019/2020. Yudisium yang ditaja hari ini, Jum’at (24/7/2020) banyak mengukir sejarah bagi mahasiswa FIB Unilak, terutama Elysa Elvania selaku mendapatkan nilai terbaik pemuncak dengan nilai predikat IPK 3,96.

Elysa atau akrab panggilannya Sasa terlahir dari keluarga sederhana. Dari ayah Elfis Sabri dan ibu Fatimah, hari ini menyandang gelar Sarjana Humaniora (S.Hum). Ayahnya berkerja sebagai karyawan IKPP di Perawang, Kabupaten Siak dan ibu sebagai Ibu Rumah Tangga.

Baca Juga :  Dukung Digitalisasi Koleksi Perpustakaan, IKA FIB UNILAK Kunjungi Perpustakaan UNILAK

Selama menimba ilmu di FIB Unilak dan mengambil Program Studi Sastra Daerah/Melayu, ia belajar dengan sungguh-sungguh dengan membutikan prestasi sebebagai pemuncak diantara teman-temannya. Belajar Sastra, mendorong Sasa mrngambil Kajian akhirnya dengan Judul Analisis Tindak Tutur Pada Roman “Panggil Aku Sakai” Karya Eddi Ruslan Pe Amanriza.

Prestasi Sasa menjadi terbaik, sebenarnya didapatkan dari kisah motivasi sewaktu ia duduk di bangku SMA. Dia mendapat kisah untuk selalu optimis mengejar mimpinya walau sesulit apapun, seperti ungkapnya.

“Waktu saya masih SMA, kami didatangkan motivasi untuk membangun pendirian yang lebih baik, yang paling saya ingat itu ketika motivasi yang menguatkan saya untuk tetap optimis mengejar mimpi yang waktu itu saya tulis dan saya simpan,” jelas Sasa dalam orasinya.

Baca Juga :  “Asmara Mantra” Menelusuri Kekuatan Sastra dan Mahasiswa

Sasa juga percaya bahwa segala itu karena doa, “karena menentukan nasib kita adalah kita sendiri, sampai akhirnya saya belajar dan mendapatkan nilai terbaik,” ujar Sasa. (RK9)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *