Usai Salat Subuh di Selatpanjang, Ini yang Dilakukan Gubri

Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, saat mengunjungi panti asuhan Kiyai Mustafa di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti.

RiauKepri.com, MERANTI- Setelah melaksanakan Salat Subuh dan Sarapan Pagi di Kedai Kopi Sempian, Selatpanjang, Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, mengunjungi panti asuhan Kiyai Mustafa di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti Provinsi Riau, Senin (24/8/2020) pagi.

Gubenur Riau Syamuar didampingi Wakil Bupati, Said Hasyim, tokoh masyarakat Riau Wan Abu Bakar serta Kapolres dan Danramil 03 Tebingtinggi. Tampak juga beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Meranti.

Meskipun badan letih, dengan sepeda motor Syamsuar sempat singgah di Masjid Al Ikhlas, tempat dulu pernah dia meletakan batu pertama. Selanjutnya, Syamsuar mendatangi pondok pesantren Hidayatullah Mutakin dan Pondok Pesantren Kiyai Mujahidin Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Baca Juga :  Transformasi Contact Center, BPJS Ketenagakerjaan Kenalkan Layanan Masyarakat 175

Pada kesempatan itu Kiyai Mustafa mengatakan, pondokan pusantrennya kecil-kecilan, sekitar satu hektar dan dimamfaatkan untuk pendidikan agama.

“Kami menciptakan Hafiz- Hafizoh terbaik untuk membagun pendidikan Agama Islam, dan butuh dukungan pemerintah khususnya gubenur Riau,” kata Kiyai Mustafa.

Sementara itu, Gubenur Riau Syamuar mengatakan, dahulunya dia pernah meletakan batu pertama di Masjid Jamik Al-Ikhlas, Desa Mantiasa, dan Alahmadulilah bisa dimanfaatkan untuk proses pendidikan kepada anak, mengajar
pengetahuan agama.

“Saya mendukung pendidikan agama, dan pembangunan keagamaan ini harus didukungan pemerintah daerah. Kami selalu berkerja sama dengan k
Kanwil Agama untuk pendidikan agama Islam,” kata Syamsuar.

Baca Juga :  "Menanggulangi Bencana Tugas Bersama"

Gubenur Riau menyatakan, dalam membagun pondok pesantren dengan kiyai- kiyai berpengaruh dan berpengalaman, tentunya keberadaan Posantren sanggat besar dibutuhkan.

“Oleh karena itu saya menyambut baik kepada anak-anak bangsa, khususnya pendidikan agama untuk mempelajari Al-Qur’an. Kami sudah membantu hal itu lewat desa-desa yang ada untuk mendapatkan Hafiz- Hafizoh yang terbaik. Semakin banyak Hafiz – Hafizoh semakin berkah daerah ini,” ucap Syamsuar. (*/RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *