BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima BSU Secara Bertahap

Penyerahan data Peserta BPJAMSOSTEK calon penerima BSU.

RiauKepri.com, DUMAI- Proses penyerahan Bantuan Subsidi Upah (BSU) oleh Pemerintah kepada pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) terus berjalan.

Untuk gelombang pertama BPJAMSOSTEK memberikan sebanyak 2,5 juta data pekerja calon penerima BSU di kantor Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Senin (24/08/2020).

Direktur Utama (Dirut) BPJAMSOSTEK Agus Susanto menjelaskan, penyerahan dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan dengan Kemenaker RI. Hal terebut dilaksanakan, untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU.

Menurut Agus Susanto, dari target calon penerima BSU 15.7 juta, sekarang telah terkumpul sebanyak 13,7 juta nomor rekening, dan sudah divalidasi berlapis hingga 3 tahap, hingga jumlah data yang tervalidasi mencapai 10 juta. “Dari jumlah tersebut kami serahkan pada tahap pertama sebanyak 2,5 juta data peserta, ” jelasnya.

Baca Juga :  863 Pegawai Non PNS RSUD Dumai Terdaftar di BPJAMSOSTEK

Gelombang penyerahan data berikutnya, ujar Agus Susanto, akan dilakukan secara bertahap (batch) hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

“Saat ini masih terdapat sekitar 2 juta pekerja nomor rekeningnya belum diterima BPJAMSOSTEK. Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk segera menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja, paling lambat tanggal 30 Agustus 2020. Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan kami lakukan validasi ulang,” ungkap Agus.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah menerima data yang disampaikan oleh BPJAMSOSTEK dan menyatakan, bahwa data batch pertama BSU sebanyak 2,5 juta terebut akan di checklist untuk mengecek kesesuaian data yang ada.

Baca Juga :  Di Bathin Solapan, Herman Berikan Materi Pelatihan Upaya menuju Koperasi dan UMKM Sehat dan Mandiri

Setelah itu baru akan diserahkan kepada KPPN untuk nanti akan disalurkan ke bank penyalur, yaitu bank-bank pemerintah. “Dari bank pemerintah tersebut nanti akan ditransfer ke penerima program Bantuan Subsidi Upah, (BSU),” tuturnya.

Dalam.kesempatan itu, Isa FauIyah menambahkan bahwa Kemenaker RI butuh waktu 4 hari untuk melakukan checklist pada data yang telah diberikan oleh BPJAMSOSTEK demi mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Bahkan Menaker RI juga memastikan pegawai non ASN untuk mendapatkan BSU tersebut,

“Pegawai pemerintah non PNS, sepanjang dia menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka dia memang termasuk yang menerima program bantuan perintah ini,” tegas Ida

Baca Juga :  Mantap, IDI Riau dan Unilak Ciptakan Sejarah Baru

Kepala Kantor Cabang (Kacab) BPJAMSOSTEK Dumai, Ikmalsyah Sedar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak perusahaan yang telah bekerja sama dan proaktif mengumpulkan data nomor rekening dalam rangka penyaluran dana BSU dari pemerintah.

Kata Kepala Kacab BPJAMSOSTEK Dumai ini, data rekening tenaga kerja yang sudah diinput sebanyak 30.679 dari total tenaga kerja aktif 37.253 dengan persentase rekening valid sebesar 98.11%.

“Kami juga terus mengkomunikasikan kepada pihak perusahaan agar data nomor rekening yang tidak valid dan bagi badan usaha yang belum kirim nomor rekening tenaga kerja, untuk segera diperbarui dan menyerahkan kepada kami sebagai informasi pengumpulan nomor rekening di perpanjang sampai dengan tanggal 30 Agustus 2020,” papar Ikmal lagi. (Rls/RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *