PT. Kami Dinilai Tidak Menghargai DPRD Kampar

2 Kali tak Penuhi Undangan Hearing

Syaiful Anuar saat menyerahkan data kepada Komisi III DPRD Kampar.

RiauKepri.com, KAMPAR– Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing kedua atas permasalahan masyarakat Pantaicermin dengan PT. Kami di DPRD Kampar kembali dilaksanakan pada Senin, 7 September 2020. Rapat dihadiri BPN, dinas terkait, Datuk Penguasa Ulayat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Forum Masyarakat Peduli Pantaicermin (FM2P), Karang Taruna,  Mahasiswa, dan masyarakat Pantaicermin, sedangkan Kepala Desa Pantaicermin, PT. Kami, dan PTPN V tidak hadir dalam RPD kali ini.

Ketidakhadiran pihak PT. Kami untuk kali kedua ini membuat salah satu anggota komisi III DPRD Kampar, Juswari, merasa DPR tidak dihargai oleh pihak perusahaan yang bersengketa dengan masyarakat Pantaicermin itu. Sarannya, ia meminta pihak perusahaan dihadirkan paksa dalam RPD berikutnya. Ia juga menyinggung success fee yang dibuat Kades dengan PT. Kami harus dibahas lebih serius, jangan sampai menjadi kasus seperti di Bengkalis, katanya.

Baca Juga :  Syamsuar Minta Bantu Seniman Untuk Percepatan Peningkatan Ekonomi Riau

Syaiful Anuar, tokoh masyarakat Pantaicermin, melihatkan perizinan yang dikeluarkan pemerintah, tidak jelas lokasinya. Dalam dokumen perizinan, lokasi pembangunan PKS PT. Kami berada di Dusun III Pantaicermin, sedangkan lokasi bangunan yang sesungguhnya berada di Dusun I Pantaicermin (HGU PTPN V Sei Galuh).

Atas dasar keterangan itu, Zulfan Azmi, ketua komisi III DPRD Kampar, meminta dinas terkait dan TIM dari DPRD Kampar untuk melakukan pengecekan ke lokasi PT. Kami akan didirikan. (*/RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *