Terpapar Covid-19, Tenaga Medis di Dumai Dikabarkan Meninggal

Jubir gugus tugas covid 19 Dumai dr Syaiful SKM.

RiauKepri.com, DUMAI- Gawat, penyebaran Covid-19 di Dumai bukannya berkurang, namun semakin mengkhawatirkan.

Bahkan Selasa (08/09/2020) seorang tenaga medis RSUD Dumai dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Kota Dumai.

“Benar, ada satu pasien positif meninggal dunia, dan merupakan tenaga mendis RSUD Kota Dumai,” jelas Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful SKM,  Selasa (08/09/2020)

Kata Syaiful, pasien Ny. R usia 50 tahun merupakan warga Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat.

Dijelaskan, pasien Ny. R, dinyatakan meninggal pada Pukul 01.00 WIB dini hari. Pasien selain berstatus positif Covid-19 juga memiliki riwayat penyakit penyerta. “Jenazah akan kita makamkan secara protokol covid-19,” Jelas Syaiful.

Baca Juga :  Ketika Mahasiswi Unilak Mengasah Asa Budaya

Menurut Syaiful, jumlah pasien Covid 19 yang dinyatakan meninggal dunia di Kota Dumai berjumlah 4 orang.

Syaiful juga menyampaikan bahwa data pada Senin 07 Sepetember menunjukkan ada 8 kasus yang bukan merupakan hasil tracing, artinya belum diketahui jelas sumber penularan atau rantai penularannya sudah sejauh apa.

“Tentu patut diduga bahwa diantara kita sudah ada yang terinfeksi COVID-19 namun tidak bergejala atau belum diketahui karena belum dilakukan swab/PCR test. Oleh karena itu, lakukan 4M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak lebih dari 1 meter, mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer serta menghindari kerumunan,” pinta Syaiful.

Baca Juga :  Kuatir Rusuh, BMR dan Pronata Riau Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

Seluruh masyarakat Kota Dumai diminta patuh menjalankan kunci disiplin (4M) pandemi virus covid-19 segera berakhir. Sebab tanpa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, maka pencegahan dan pengendalian COVID-19 akan sia-sia.

Diketahui, Pemerintah Kota Dumai sudah menerbitkan Peraturan Walikota Dumai Nomor 65 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Virus Corona, dan akan segera diberlakukan sanksi denda bagi yang melanggar protokol kesehatan. “Siapa saja yang terbukti melanggar akan diberi sanksi,” ungkapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *