Kini 118 Pegawai Riau Terjangkit Corona, Kepala Bappeda Juga

Mimi Nazir.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Sebanyak 118 pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau terpapar Covid-19, nama Kepala Bappeda Riau juga terkonfirmasi positif virus asal Cina itu.

“Ada penambahan ASN yang terkonfirmasi positif, dari hasil tracing kontak ASN positif sebelumnya, dan kepala Bappeda Riau juga terpapar Covid-19. Penambahan kasus positif yang terbaru di Bappeda 11 orang, dan Sekwan 2 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatah Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin (21/9/2020).

Berikut data penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemprov Riau, Inspektorat terbanyak kasus pasien terkonfirmasi positif sebanyak 18 orang, sama dengan RSUD 18 orang, disusul, Biro Hukum 10 orang, RSUD petala bumi 9 orang, Dinas kesehatan 8 orang, Diskominfotik 7 orang, RSJ 7 orang, Sekretariat DPRD 8 orang, Bappeda Litbang 3 Orang.

Baca Juga :  LAMR Sayangkan Ada Tanggapan Miring Pengelolaan Blok Rokan

Disnakertrans 2 orang, Biro Umum 2 Orang, Dinas Kelautan dan Perikanan 2 orang, BKD Prov Riau 1 orang, BPKAD 1 orang, DP3AP2KB riau 1 orang, Disperindag kopukm 1 orang, DPMPTSP 1 orang, Biro Administrasi Pembangunan 1 orang, Biro Administrasi pimpinan 1 orang, Satpol PP 2 orang, Bappenda 1 orang dan Dinas PUPRPKPP 1 orang. Dan Bappeda 11 orang.

Sebelumnya Gubernur Riau, Syamsuar, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor 279/SE/2020 tentang sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN pada masa adaptasi baru. Dimana salah satu isinya seluruh pegawai dilingkungan Pemprov Riau mulai Work From Home (WFH) 75 persen dan bekerja di kantor sebanyak 25 persen.

Baca Juga :  Tingkatkan Akreditasi, Unilak Ikut Pelatihan BAN PT

Selain Kota Pekanbaru yang masih dalam zona merah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yang terus meningkat. Sejumlah ASN dilingkungan Pemprov Riau juga banyak yang terkonfirmasi positif. Dari 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 22 OPD terkonfirmasi positif. Dan total ASN yang positif sebanyak 118 orang, dan meninggal dunia 1 orang. Sedangkan yang sembuh sebanyak 20 orang, dirawat dan isolasi mandiri 85 orang. (*/RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *