Iyeth Bustami : Duet Bengkalis Banyak, Tapi Tak Digunokan Sebeso-besonyo untuk Kepentingan Rakyat

Kampanye dialogis Iyeth Bustami di Kecamatan Bukit Batu, Sabtu (17/10/2020).

RiauKepri.com, BUKITBATU – Nama Sri Barat alias Iyeth Bustami semakin melambung tinggi sejak beberapa bulan terakhir di tanah air, kususnya di Kabupaten Bengkalis Riau, hal itu pasca artis kebanggaan orang melayu Riau ini ditetapkan sebagai Calon Wakil Bupati Bengkalis Nomor Urut 1, mendampingi Calon Bupati yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PDI P – PKB) Kaderismanto.

Sebelumnya putri melayu kelahiran Bengkalis ini memang sudah dikenal luas oleh masyarakat, namun saat ini semakin dikenal serta akrab dengan masyarakat Kabupaten Bengkalis, apalagi setelah dimulainya masa kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu sebagaimana pantauan media ini, Sabtu (17/10/2020) di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Iyeth Bustami melakukan kampanye dialogis ke beberapa desa, diawali pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB dengan melakukan blusukan di pasar baru Sungai Pakning.

Baca Juga :  Wabup: Festival Pangan Lokal Bergizi Seimbang, Jangan Sekedar Seremoni

Sepontan saja kehadiran Iyeth Bustami didampingi tim pemenangnya di pasar baru Sungai Pakning itu disambut hangat oleh ratusan pengunjung maupun para pedagang. Tak sedikit yang berteriak histeris sambil memanggil nama Iyeth Bustami beserta yel – yel nomor 1 KDI menang.

“Satu, satu, KDI menang, KDI menang,” teriak pengunjung dan pedagang serentak di pasar Pakning pagi itu.

Tak sedikit pula yang meminta foto bersama di setiap jalan dan sudut pasar yang dilalui artis pedendang lagu Laksamana Raja Di Laut ini.

Usai dari blusukan di pasar baru Pakning, dilanjutkan dengan kampanye dialogis dimulai dari Desa Pakning Asal di kediaman Syafrudin alias Sap Senam, Desa Sejangat di rumah M. Syafii mantan Sekdes Sejangat, Desa Dompas dan malam harinya di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu di kediaman ibunda Syaiful Bahriandi alias Acik Ipol.

Baca Juga :  Untuk Perubahan, Wardan Evaluasi Kepala OPD yang Kerjanya Lemah

Turut mendampingi Calon Wakil Bupati Iyeth Bustami sejumlah tim koalisi, tim relawan KDI Kecamatan Bukit Batu antara lain anggota DPRD Bengkalis Febriza Luwu, Ketua Tim Koalisi Jefrizal, Ketua Tim Relawan Laksamana KDI Syapendi, Sandra Alfia, Bakhtiar dan lainnya.

Mak Cik Iyeth begitu sapaan akrabnya di sejumlah TV nasioal, dalam kampanye dialogisnya menceritakan tentang keinginannya untuk merubah Kabupaten Bengkalis daerah kelahirannya ke arah yang lebih baik dan tertata, maju dan mewah.

“Duet Bengkales ni banyak, tapi tak digunokan sebeso – besonyo untuk kepentingan rakyat,” sebut Iyeth Bustami dengan bahasa dan logat kental Melayu Bengkalis dalam kampanye dialogisnya.

Pernyataan Sri Barat ini bukan tanpa alasan, dia melihat pembangunan di Kabupaten Bengkalis tidak sebanding dengan besarnya APBD daerah ini.

“Bengkalis ini APBD nya terbesar nomor dua untuk tingkat Kabupaten di Indonesia. Saya pernah ke Kutai Kartanegara kabupaten dengan APBD terbesar nomor satu yang menjadi saingan Bengkalis, jalan dan infrastruktur di sana bedelau dan mewah, sedangkan di kampong kita ini jalan – jalan banyak yang tak pakai selesai di bangun, padahal dananya banyak, kemana perginya dana rakyat Bengkalis selama ini raibnya,” kesal Iyeth.

Baca Juga :  Sedihnya, Tak Digaji dan Tinggalkan Keluarga MPA Padamkan Api di Riau

Iyeth Bustami menyatakan dia dan Calon Bupati Bengkalis Kaderismanto bertekad untuk merubah Bengkalis ini ke arah yang lebih baik dan mewah, jika diamanahkan untuk menakhodai Negeri Junjungan ke depan.

“Jika bapak ibu ingin perubahan yang lebih baik untuk kampong kito Bengkalis ini, maka pilihlah kami, Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis nomor urut 1 Kaderismanto – Iyeth Bustami atau disingkat dengan KDI,” tutur Sri Barat putri kelahiran Bengkalis ini. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *