LANGKAHKU TERHENTI MENGIKUTIMU

Puisi-puisi Gustina Risma

Ilustrasi (f. net)

LANGKAHKU TERHENTI MENGIKUTIMU

Skenario besar tersusun
Rahasia
Aku harus keluar
Tempat ngintip derasnya air

Semesta hening
Dengan tegas menghujam
Vonis
Ada sepi dari hiruk pikuk

Lampu benderang tertelan sunyi
Hanya tapak kakiku usik
Rumahmu
Langkah tertahan berat mengayun
Beranjak aku pergi

PM : 05:09
TGGL : 18-01-2018
(gr)

Dengan Angin

Dengan angin kutitipkan rindu
Laut pada ombak yang menenggelamkan buihnya

Dengan angin membawakan cinta
Bunga pada api yang mengamburkan luka

Dengan angin aku larutkan khayalan
Mendung pada awan yang meneteskan hujan

Baca Juga :  Wako Dumai Keluarkan SE, Gelper Itupun Tutup

Dengan angin kutoreh kesedihan
Laut pada hutan yang merabuk kepurbaanya

Dengan angin ku dendangkan sajak
Agar menjelma setiap kataku di semesta

Dengan angin kuhunuskan zikir
Sehingga seluruhnya merabuk dalam ketiadaan

Selasa, 16 Juni 2020
00.55 WIB
(gr)

Kemenyan Rindu

Roh yang menghilang kini kumerindu
Keris menikam jejak kenangan
Yang tak sempat kau cabut
Masih meninggalkan sejuta peristiwa

Kau telah tiada
Pergi, datang dan kuharap kau akan segera kembali
Tanpa diundang dengan kemenyan
Cepatlah
Gemuruh rindu telah menyambar diri

Baca Juga :  Puisi-puisi Perlawanan

Ingin selalu bersama
Tanpa mimpi yang menyatukan
Kisah ini akan berakhir
Dengan tali cinta yang melilit menyentuh

Sambutlah diri yang lemah
Dengan peluk nyata
Kini kita telah menyatu tanpa ada perpisahan
Karena kita sudah berada di dunia yang sama

Kamis, 18 Juni 2020
11.26 WIB
(gr)

Rahasia Rindu

Pada akhirnya harus aku sudahi kertuk pendayung ini
Kayuh bahtera sang fakir zikirkan
Malam berselimut embun
Ketika belum terjadinya laut pasang merangkai gelombangnya

Kemudian akan kulunasi rindu daunan ini
Pada dekapan embun yang gigilkan kelelatu
Setelah terbangnya mengejar kerisauan diri
Sebelum maut tiba bekukan dunia jiwa

Baca Juga :  Pengurus Koperasi BBDM Tegaskan Tidak Pernah Menggugat Diskop UMKM ke PTUN

Aku hanya hendak menjadi selembar kertas
Senantiasa terbang di antara duri-duri
Rahasia rindu yang tak perlu kau pahami
Lebih baik aku terbakar dan kembali menjadi abu putih

Selasa, 16 Juni 2020
01.58 WIB
(gr)

Gustina Risma adalah mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Unilak

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *