Kepada Pengelola Wisata, Ini Pesan Gubernur Riau

Libur Panjang Bersama

Gubernur Riau Syamsuar.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Gubernur Riau (Gubri), Drs H Syamsuar MS.i,
mengingatkan pengelola tempat wisata yang ada di Provinsi Riau untuk memperketat protokol kesehatan dalam menghadapi libur panjang akhir pekan nanti.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka mengantisipasi libur panjang dan upaya untuk mengatasi tingginya penularan Covid19 di Provinsi Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (26/10/20).

“Kepada daerah-daerah yang nanti juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan wisata harus mampu mengendalikan dan menghindari kerumunan serta menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  62,39 Gram Sabu Diblender Kemudian Dibuang ke Closet

Syamsuar juga menyebutkan, bagi pengunjung ke lokasi wisata harus menggunakan masker dan adanya pembatasan-pembatasan yang harus dipatuhi saat berkunjung.

Kemudian ia meminta kepala daerah masing-masing kabupaten/kota untuk bekerja sama dengan Polres, Kodim, dan Satpol PP setempat, untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata.

“Mengawasi apa yang diarahkan oleh pemerintah kita, sehingga tentunya tempat wisata tersebut boleh dikunjungi masyarakat tapi tentunya adanya pembatasan,” sebutnya.

Gubri mengharapkan protokol kesehatan betul-betul dilaksanakan seperti menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan masker sehingga jika ada pengunjung yang tidak pakai masker bisa diberikan masker agar tidak mengganggu kegiatan berwisata di daerah Riau.

Baca Juga :  Hina UAS, Jony Boyok Ditangkap FPI, Ini Akhirnya

“Contohnya Dumai dan Rupat ini nanti akan menjadi sasaran masyarakat Riau kesana, karena orang sekarang banyak sekali memanfaatkan jalan tol untuk berwisata ke Dumai dan Rupat,” ujarnya.

Syamsuar menambahkan, agar lokasi wisata menyediakan mikrofon TOA untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat atau pengunjung terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

“Harus ada langkah-langkah kita supaya nanti tidak terjadi penambahan Covid19 yang signifikan,” terangnya. (*/RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *