BPJAMSOSTEK Dumai Gelar Penyuluhan Anti Korupsi

Ikmalsyah Sedar; Sangat Penting Bagi Kaum Muda

Tampak para mahasiswa peserta penyuluhan anti Korupsi secara Daring yang digelar BPJAMSOSTEK Dumai.

RiauKepri.com, DUMAI- Kendati dalam situasi Pendemi Covid 19, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) Cabang Dumai tetap menggelar penyuluhan antikorupsi kepada Mahasiswa di kota Dumai dan Perusahaan Binaan.

Hanya saja, penyuluhan terpaksa dilakukan secara Daring (Dalam Jaringan) online belum lama ini diwaktu yang berbeda.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Dumai Ikmalsyah Sedar mengatakan kegiatan tersebut memang rutin dilakukan setiap tahun oleh BPJAMSOSTEK. Pasalnya, penyuluhan anti korupsi dinilai sangat penting bagi kaum muda sebagai generasi penerus.

“Meski situasi saat ini berbeda, kita tidak melakukan tatap muka tetapi melalui Zoom Meeting,” ujarnya.

Baca Juga :  Pakar Otda: Mutasi di Pemprov Riau Tak Ada yang Salah dan Dipersoalkan

Menurut Ikmalsyah Sedar, penyuluhan dilakukan secara Daring melalui Aplikasi Zoom Meeting bukan Tatap muka dengan alasan menjaga Protokol Kesehatan dimasa Pendemi Covid 19.

Dijelaskan, kegiatan bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang siap bekerja dan peduli akan jaminan sosial tenaga kerja serta menumbuhkan sikap integritas untuk mendukung gerakan antikorupsi pada setiap mahasiswa semenjak dini.

“Acara ini merupakan salah satu wujud komitmen kami sebagai salah satu Badan yang mendukung terciptanya hubungan kerja yang bersih dan bebas gratifikasi untuk mewujudkan good governance,” tegas Pria berkaca mata itu

Baca Juga :  Aksi Bela Negara BPJAMSOSTEK di Tengah Pendemo Covid-19

Disamping itu, tambah Ikmalsyah Sedar, sosialiasi dilakukan untuk memberikan edukasi agar para mahasiswa mengetahui apa itu korupsi, jenisnya serta sanksi apa saja yang diperoleh akibat menerima gratifikasi dan bagaimana perlakuannya apabila mendapat gratifikasi.

Diketahui, BPJAMSOSTEK gencar melakukan kampanye antikorupsi demi mendukung proses pelayanan publik yang bebas dari KKN dan bersih dari suap ataupun gratifikasi, karena pelayanan publik diharuskan bersih dan transparan.

Selain melakukan kampanye antikorupsi ke berbagai sasaran lapisan masyarakat, pihaknya juga selalu mengkampanyekan antikorupsi dan gratifikasi kepada peserta BPJAMSOSTEK yang datang melakukan klaim di kantor termasuk perusahaan.

Baca Juga :  Buruh Tolak Omnibus Law, DPRD Dumai Serahkan Tuntutan ke DPR RI

“Kami mengimbau agar perusahaan peserta dan mitra kerja sama untuk tidak pernah memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun kepada insan BPJAMSOSTEK sesuai dengan prinsip good governance.”tegasnya lagi

Seyogyanya BPJAMSOSTEK berkomitmen untuk melakukan proses bisnis baik secara internal maupun yang berhubungan dengan eksternal. Tetapi poses tersebut harus sesuai dengan prinsip-prinsip good governence dan antikorupsi. (Rls/RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *