Kwarda Riau Perdana Selenggarakan Rapat Koordinasi Antara Bidang Binawasa dengan Pusdiklat Gerakan Pramuka se-Daerah Riau

Ketua Kwarda Riau Kak H.M.Azaly Djohan memberikan sambutan di depan peserta Rapat Koordinasi Binawasa dengan Pusdiklat Gerakan Pramuka se-Daerah Riau pada Rabu, 18/11/2020 di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru

RiauKepri.com, PEKANBARU – Kwarda Riau melalui bidang pembinaan anggota dewasa menyelenggarakan Rapat Koordinasi antara bidang pembinaan anggota dewasa dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan se-Daerah Riau. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarda Riau H.M. Azaly Djohan pada Selasa, 17 November 2020 dan ditutup secara resmi pada rabu, 18 November 2020 bertempat di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru. Pembukaan ditandai dengan pemasangan tanda peserta dan dilanjutkan penandatanganan SK logo/badge Pusdiklatda Riau.

Ketua Panitia Penyelenggara Rapat Koordinasi Dedi Hendri dalam laporannya menyampaikan kegiatan Rapat Koordinasi dilaksanakan selama 2 hari tanggal 17 s.d 18 November 2020. Kegiatan diikuti oleh 2 orang utusan Kwartir Cabang se-Daerah Riau yang terdiri dari Wakil Ketua Kwarcab bidang pembinaan anggota dewasa dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang. Selain itu juga diikuti oleh Andalan bidang binawasa Kwarda Riau dan Pengurus Pusdiklatda Riau. Jumlah peserta Rakor secara keseluruhan berjumlah 47 orang. Kegiatan terdiri dari penyampaian kebijakan Binawasa Kwarda Riau oleh Wakil Ketua Kwarda Riau bidang binawasa Mahadar, kebijakan Pusdiklatda Riau oleh Kepala Pusdiklatda Riau Sarifuddin, Rapat komisi yang membahas program kerja bidang binawasa, Standar Operasional Prosedur Pusdiklat, Materi/Modul, dan Administrasi Pusdiklat, serta pemaparan tentang pedoman anggota dewasa dalam Gerakan Pramuka.

Baca Juga :  Sekda Inhil Lantik Pengurus IKA-UR dan HNSI Gaung

Ketua Kwarda Riau H.M. Azaly Djohan dalam sambutannya menyampaikan selaku Ketua Kwarda Riau dan pribadi sangat menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi yang baru pertama kali diselenggarakan Kwarda Riau dalam rangka menyatukan visi dan misi dalam pendidikan kepramukaan, khususnya di daerah Riau. “Apalagi saat ini kita sedang menghadapi wabah pandemi virus Covid-19 yang belum dipastikan kapan berakhirnya, sehingga selaku anggota dewasa, baik itu Pembina Pramuka yang berada di garis depan bersama peserta didik, maupun para Pelatih yang mencetak para Pembina Pramuka yang berkualitas” kata Azaly Djohan.

Anggota Muda Gerakan Pramuka, kata Azaly, yang terdiri dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega dalam menjalankan proses pendidikan kepramukaannya membutuhkan anggota dewasa yang bekerja secara sukarela (volunteer) dan penuh tanggungjawab sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. “Seperti kata Baden Powell “If Scouting is needed for youth, adults needed in the scouting”. Jika kepramukaan dibutuhkan oleh kaum muda, maka anggota dewasa dibutuhkan dalam kepramukaan,” jelas Azaly.

Terkait penyelenggaraan Rapat Koordinasi, Ketua Kwarda Riau menekankan beberapan hal dan perlu digaris bawahi. “Pertama, Ayo kembali kita satukan pikiran, visi dan misi seluruh anggota dewasa, baik Pembina, Pelatih Pembina, Instruktur maupun Pamong di Satuan Karya Pramuka agar bersama-sama melangkah dan menghasilkan peserta didik yang berkualitas sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka. Karena Kakak-kakak punya pengalaman, keahlian dan juga keterampilan dalam hal pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka dan juga tentunya menjadi panutan di daerah masing-masing. Kedua, tantangan ke depan dalam membina peserta didik sangatlah berat, apalagi dengan merebaknya wabah pandemi virus covid-19 yang menghalangi tatap muka secara langsung dengan peserta didik. Untuk itu saya mengharapkan dalam Rakor ini juga Kakak-kakak dapat menciptakan atau dapat mengkreasikan metode-metode pembinaan dan pelatihan bagi peserta didik atau calon Pembina di tengah situasi pandemi covid-19 agar program kegiatan dan latihan kepramukaan tetap berjalan dengan baik, dan saya mengharapkan hasil Rakor ini nanti dapat dipaparkan dalam kegiatan rapat Kerja Daerah, awal Desember nanti,” tambah beliau.

Baca Juga :  Di Warkop 45, Miftah yang Degil itu Dibedah

Terakhir Ketua Kwarda Riau berharap dengan adanya Rakor khusus bidang binawasa dan Pusdiklat ini dapat menjadi pedoman dan tolak ukur bagi Kakak-kakak di daerah dalam menjalankan aktifitas kegiatan kepramukaan, apalagi di tengah merebaknya wabah virus covid-19.

Pada penutupan Rakor, Wakil Ketua Kwarda Riau Bidang Binawasa Mahadar melaporkan kepada Ketua Kwarda Riau bahwa peserta Rakor sudah menyusun dan menyepakati mengenai Binawasa dan Pusdiklat agar ada keseragaman pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di-daerah Riau.

“Pertama, yang sudah disepakati di Komisi Binawasa adalah mengenai usulan pelaksanaan program kerja bidang binawasa tahun 2021 diantaranya training of trainer (TOT), Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) 2 Angkatan, Penyegaran Pelatih 2 Angkatan, Karang Pamitran, Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD), Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK), Monitoring dan Evaluasi (Monev), dan TOT Asesor Akreditasi Gugusdepan. Kedua, yang sudah disepakati di Komisi Pusdiklat adalah administrasi Pusdiklat dimana masing-masing Kwarcab untuk segera membuat/menyelesaikan SK Pusdiklat, Logo/Badge dan Nama Pusdiklat, Standar Operasional Pusdiklat, penyeragaman penomoran Surat Hak Latih dan Surat Hak Bina, Keputusan Pembentukan Tim Pelatih Kursus, Persyaratan Anggota Tim Pelatih, Fungsi Tim Pelatih, Pedoman Anggota Dewasa dalam Gerakan Pramuka berdasarkan SK Kwarnas nomor 048 tahun 2020, Kurikulum dan Materi Kursus berdasarkan SK Kwarnas nomor 047 tahun 2020, dan masing-masing Kwarcab menyerahkan data jumlah Pembina dan Pelatih yang sudah mengikuti KMD, KML, KPD, dan KPL,” jelas Mahadar. (Rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *