PAS Taja Dialog Kebangsaan Bersama Tokoh

UAS: Saya Dukung Demi Kepentingan Umat dan Agama

Tampak peserta dialog kebangsaan melakukan foto bersama dengan UAS Didampingi Pasangan PAS

RiauKepri.com, DUMAI- Pasangan calon walikota dan wakil walikota Dumai Paisal-Amris (PAS) Taja kampanye dialogis dengan mengangkat tema ” Dialog Kebangsaan Bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, MA (UAS).

Para akademisi serta pemerhati pendidikan dan pembangunan hadir dalam acara yang dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat tersebut.

Buktinya peserta yang diizinkan hadir dalam kampanye dialogis tersebut dibatasi hanya 50 orang. Kendati demikian PAS mengaku banyak mendapat masukan baik dari sisi akademisi dan pemerhati Pembangunan kota Dumai.

Baca Juga :  Maju di Pilkades Bukit Batu 2020 - 2025, Rusli Siap Bangun Kampong

Sementara Ustadz Abdul Somad, Lc. MA pada sambutannya menyebut bahwa keberpihakannya pada paslon PAS tidak ada kepentingan ekonomi maupun politik, melainkan hanya untuk kepentingan ummat dan agama.

“Banyak rintangan dan cobaan begitu saya memperlihatkan keberpihakan pada paslon termasuk kepada PAS, mulai dari teror di rumah hingga melalui pesan WA. Namun semua bisa saya jelaskan satu persatu mengapa saya harus turun gunung,” akunya.

Diakuinya dengan berpihak kepada paslon tertentu dia sudah mengorbankan harkat dan martabatnya.

“Saya tidak ada kepentingan dalam pilkada ini, melainkan murni hanya demi kepentingan umat dan agama.” tegasnya.

Baca Juga :  Pandangan Politik Edy Nasution dan Kisah Satu Keluarga Beda Selera

Dikisahkannya, bahwa dia berkenalan dengan H Paisal sejak 2012 disaat itu, kata UAS, calon walikota tersebut masih menjabat sebagai Dirut RSUD.

“Saat itu saya tidak tahu beliau ada niat mau maju walikota, namun saya melihat banyak alokasi APBD yang beliau berikan untuk ummat dan agama. Oleh sebab itu saya all out dukung beliau setelah saya istikharah dan meyakini PAS pilihan yang tepat,” terangnya.

Kata UAS, dia mendukung PAS untuk Dumai setelah tau orangnya, tau visi dan misinya serta yakin dengan paslonnya.

Baca Juga :  Selain MoU dengan Unilak, BI Berikan Beasiswa

Kampanye dialogis paslon PAS bersama UAS akan berlangsung selama dua hari di Dumai dengan waktu bergiliran di setiap sesinya hanya dibatasi 50 peserta.

Hal tersebut dilakukan sebagai bukti nyata bahwa pasangan PAS taat dan mematuhi ketentuan yang berlaku termasuk menjaga dan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana himbauan pemerintah. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *