Buka Sidparda Riau 2020, Ketua Kwarda Harapkan Dewan Kerja Susun Program Kegiatan Sesuai di Masa Pandemi Covid-19

Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan memasang tanda peserta kepada perwakilan peserta sebagai tanda dibukanya Sidang Paripurna Pramuka Penegak dan Pandega se-Daerah Riau 2020 secara resmi pada Senin, 30/11/2020 di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru.

RiauKepri.com, PEKANBARU – Sidang Paripurna Pramuka Penegak dan Pandega se-Daerah Riau secara resmi dibuka oleh Ketua Kwarda Riau H. M. Azaly Djohan, Senin (30/11/2020) di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru. Sidang Paripurna merupakan wadah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega se-Daerah Riau untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang sudha terlaksana dan menyusun program kerja untuk satu tahun yang akan datang.

Ketua Sangga Kerja Heldayati dalam laporannya menyampaikan bahwa Sidang Paripurna berlangsung mulai tanggal 30 November s.d 1 Desember 2020. “Sidang Paripurna diikuti oleh Pengurus Dewan Kerja Daerah Riau yang berjumlah 17 orang dan utusan Dewan Kerja Cabang se-Daerah Riau dimana setiap Cabang mengirimkan 2 orang. Sidang Paripurna juga akan didampingi oleh Penasehat Sidang dari Andalan Kwarda Riau bidang binamuda yakni Kak Herry Syahrial dan Kak Sondang Saribumi Nasution,” ungkap Helda.

Baca Juga :  Koruptor dan Napi Narkoba di Riau tak Dapat Remisi Lebaran

Ketua Kwarda Riau H. M. Azaly Djohan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dewan Kerja adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan ditingkat Kwartir yang beranggotakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Puteri Putera, bersifat kolektif dan kolegial yang merupakan bagian integral dari Kwartir, berkedudukan sebagai badan kelengkapan Kwartir yang diberi wewenang dan kepercayaan untuk mengelola Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

“Saya mengharapkan kepercayaan yang diberikan oleh Kwartir kepada adik-adik Dewan Kerja dijawab dengan penuh tanggungjawab dengan merencanakan dan memprogramkan kegiatan-kegiatan yang positif, menarik dan menantang dan juga dapat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi saat ini,” harap Azaly.

Baca Juga :  Biaya Pengobatan Korban Asap di Riau Digratiskan

“Apalagi saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir, tentunya memerlukan pemikiran dan masukan-masukan agar kegiatan-kegiatan Kepramukaan dapat terus berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan” tambah Kak Azaly.

Pada kesempatan ini, kata Azaly, juga mengharapkan dan mengajak adik-adik untuk memikirkan program kegiatan Kepramukaan di tengah-tengah pandemic covid-19. “Merupakan suatu tantangan bagi adik-adik bagaimana kegiatan Pramuka khususnya Penegak dan Pandega tetap terlaksana, namun faktor kesehatan tetaplah yang paling utama” jelas Azaly.

Hadir pada acara pembukaan Sidang Paripurna, Anggota Mabida Harian Riau Prof. Soewardi MS, Bendahara Mabida Riau H. Amrin Am, Wakil Ketua Kwarda Riau bidang organisasi dan hukum H. Kasiaruddin, Wakil Ketua Kwarda Riau bidang binamuda Kak Jon Haril, Wakil Ketua Kwarda Riau bidang Sarana dan Prasarana H. Jasri Akamuddin, Sekretaris Kwarda Riau Kak Indra Irianto dan Penasehat Sidang Paripurna Herry Syahrial dan Kak Sondang Saribumi Nasution. (Rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *