Syabas, Unilak dan Pemkab Inhil Lakukan Kerjasama

Rektor Unilak dan Bupati Inhil meninjukan MoU yang sudah ditandatangani.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Universitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, Riau, kembali menjalin kerjasama dengan pemerintah, kali ini dengan dengan Kabupaten Indragiri Hilir( Inhil). Kerjasama ini dituangkan dalam nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang di tandatangani Rektor Unilak Dr. Junaidi.SS.M.Hum dengan Bupati Inhil HM. Wardan, Sabtu (14/02/2021, di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

Penandatangan MoU ini terasa istimewa karena dihadiri oleh seluruh jajaran Pemkab Inhil, diantaranya Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti, Sekretaris Daerah Inhil Drs. H.Afrizal MP, Asissten I II III, jajaran kepala dinas dan badan serta kepala bagian. Sementara dari Unilak hadir ketua yayasan Raja Ali Haji Prof. Dr. Ir. Irwan Effendi, wakil rektor I Zamzami.S.Kom.M.Kom, wakil rektor II, Hardi SE.MM, Wakil Rektor III Dr. Bagio Kadaryanto., SH.MH, Direktur Pascasarjana Unilak Prof. Ir. Syafrani, wakil direktur I Pascasarjana Dr. Iriansyah, SH.MH, wakil direktur II Dr. Adi Rahmat. SE.MM, dan dosen di lingkungan Unilak.

Baca Juga :  Ekstasi HR yang Membuat 3 Bocah "Naning" Dibeli di Tempat Hiburan

Penandatangan MoU ini menerapakan protokol kesehatan ketat, seluruh pejabat tampak menggunakan masker. Pendantangan kerjasama berkaitan dengan pengajaran, penelitian, pengabdian yang merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Usai dilakukan penandatangan MoU kemudian bupati dan rektor Unilak berfoto bersama.

Rektor Unilak Dr. Junaidi saat memberikan sambutan mengatakan, MoU ini sangat penting bagi Unilak dan Inhil untuk pengambangan pendidikan. “Terima kasih secara khusus kepada pak bupati dan jajaran.”

Di depan Bupati Wardan, Junaidi menjelaskan bahwa banyak ASN (aparatur sipil negara) dan masyarakat Inhil yang kuliah mengambil program Magister dan strata satu di Unilak. “Bagi kami ini suatu kebanggaan kami bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Inhil. Saat ini Unilak terus memperbaiki sarana prasana teknologi. Di Unilak saat ini ada 19 prodi S1 dan 2 prodi S2. Dengan adanya MoU ini kami akan hadir di tengah tengah masyarakat,” ujar Junaidi.

Baca Juga :  Kabar Baik, 565 Pasien Covid-19 di Riau Dnyatakan Sembuh

Unilak terus mengembangkan kebutuhan pembelajaran di daerah, Alhamulillah Magister Hukum konsentrasi hukum kesehatan di Riau hanya ada di Unilak satu-satunya. Saat ini banyak dokter dan perawat yang mengambil ini. “Dengan MoU hari ini Unilak semakin kuat, dekat dengan pemerintah Inhil, saya yakin pak bupati memiliki perhatian luar biasa dalam bidang pendidikan karena pernah mejabat sebagai kepala dinas pendidikan,” ucap Junaidi.

MoU yang disaksikan oleh ketua Yasrah mendapatkan apresiasi dari Prof. Irwan  Effendi. Katanya, Unilak ingin berkontribusi bagi pembangunan pendidikan di Riau ini. “Saat ini ada kelas mahasiswa pascasarjana dari Inhil, Alhamdulillah. MoU ini adalah upaya kita mencerdaskan SDM kita bagi generasi yang akan datang, kami akan bahu membahu memajukan pendidikan masyarakat,” sebut Prof Irwan.

Baca Juga :  Ketua dan Sekretaris Mundur, FPR Gelar Musyawarah II

Sementara itu Bupati Inhil HM Wardan menyebutkan, Mou ini sudah lama dinantikan, ini merupakan hal yang sangat penting sekali, ini awal dari legalisasi hubungan kerjasama, dan akan dilanjutkan kerjasama secara teknis dengan OPD di Inhil.

“Kita bangga dengan Unilak dalam Peningkatan SDM ASN Inhil, Unilak saya pikir Kampus yang dimiliki oleh daerah yang perlu mendapatkan suport dari kab/kota di Provinsi Riau. Secara pribadi saya dengan Unilak tidak asing lagi, sangat dekat hubungan Unilak dengan saya. Sejak Rektor Unilak dijabat Prof. Irwan sudah banyak kerjasama dengan Lancang Kuning. Hari ini merasa bangga menandatangi MoU secara bersama-sama,” ujar Wardan. (RK7)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *