Tutup ToT Pelatih Pusdiklat Kwarda Riau, Ka Kwarda Harapkan Para Pelatih Terus Belajar, Jalin Silaturrahmi dan Menerima Kritikan yang Membangun

Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan menerima tunggul latihan dari Pimpinan ToT Pelatih Pusdiklat Kwarda Riau H. Sarifuddin, menandai ditutupnya kegiatan ToT secara resmi pada Minggu, 28/02/2021 di Bumi Perkemahan Pusdiklatda Riau.

RiauKepri.com, PEKANBARU – Training of Trainers (ToT) Pelatih Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Riau yang dimulai pada tanggal 26 Februari 2021 resmi ditutup oleh Ketua Kwarda Riau H.M. Azaly Djohan pada hari Ahad, 28/02/2021 bertempat di Bumi Perkemahan Pusdiklatda Riau. Acara penutupan ditandai dengan penyerahan tunggul latihan dari Pimpinan Training of Trainers H.Sarifuddin kepada Ketua Kwarda Riau H.M. Azaly Djohan, penanggalan tanda peserta dan penyerahan sertifikat kegiatan ToT oleh Ketua Kwarda Riau dan Wakil Kepala Pusdiklatda Wahyuni kepada perwakilan peserta.

Pimpinan Training of Trainers H. Sarifuddin dalam laporannya menyampaikan kegiatan ToT dilaksanakan mulai tanggal 26-28 Februari 2021 bertempat di Pusdiklatda Riau. Kegiatan ini diikuti oleh para Kapusdiklatcab dan Pelatih utusan Kwartir Cabang se-Daerah Riau yang berjumlah 48 orang dengan tujuan mempersiapkan Tim Pelatih Pusdiklatda Riau.Pelatih dalam ToT ini berasal dari Pusdiklatnas dan Pusdiklatda Riau. Berdasarkan evaluasi ToT kegiatan berjalan dengan baik yang dilihat dari beberapa aspek yakni pelaksanaan kegiatan, tim pelatih, panitia, konsumsi, sarana dan prasarana, hubungan antara peserta, pelatih dan panitia.

Baca Juga :  Jaga Kampung, LAMR Dumai Siapkan Sanksi Adat
Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan menerima tunggul latihan dari Pimpinan ToT Pelatih Pusdiklat Kwarda Riau H. Sarifuddin, menandai ditutupnya kegiatan ToT secara resmi pada Minggu, 28/02/2021 di Bumi Perkemahan Pusdiklatda Riau.

Ketua Kwarda Riau H.M.Azaly Djohan dalam sambutannya mengharapkan agar para Pelatih yang telah mengikuti ToT terus belajar, berusaha dan bekerja agar kegiatan-kegiatan kepramukaan dapat dinikmati kaum muda kita, sehingga cita-cita Baden Poweel, agar anak-anak muda menjadi sehat, mandiri dan berkreasi serta menjadi generasi yang mempunyai karakter dan jiwa kuat dengan tetap terus mencintai alam dapat terwujud.

“Saya juga berharap, Kakak-kakak Pelatih tetap memperbaharui kemampuan diri melalui ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga adik-adik kita, kaum muda terus merasa senang mengikuti kegiatan kepramukaan. Sebab kita melihat dan merasakan tantangan kita saat ini adalah semakin turunnya minat anak-anak mengikuti kepramukaan,” kata Azaly Djohan.

Baca Juga :  Meranti Terima Penghargaan Kota Layak Anak dari Kementrian PPPA RI

Oleh sebab itu, kata Azaly Djohan, tantangan Kakak-kakak Pelatih dan Pembina untuk menciptakan kegiatan yang menarik, tidak monoton dan membosankan.

Foto bersama setelah acara penutupan ToT Pelatih Pusdiklat Kwarda Riau, Minggu, 28/02/2021

“Selain itu saya juga berharap Kakak-kakak Pelatih tetap bersatu, terus menjalin persaudaraan, serta mau menerima saran dan pendapat dan tentu saja kritik yang membangun agar Gerakan Pramuka sebagai ‘rumah kita bersama’ semakin maju dan berjaya,” jelasnya.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillah, Training of Trainers Pelatih Pusdiklat Kwarda Riau tahun 2021 resmi saya tutup” kata beliau saat mengakhiri sambutan.

Baca Juga :  Terkumpul Rp. 170.544.500, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Siak Serahkan Hasil Penggalangan Dana kepada Kwarda Riau

Hadir pada acara penutupan tersebut Ketua Harian Kwarda Riau H.OK. Nizami Jamil dan Pengurus Pusdiklatda Riau. (IY)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *