Sosialisasi 4 Pilar, Nyat Kadir: Gelorakan Goro Lawan Covid-19

RiauKepri.com, BATAM — Anggota MPR/DPR RI, Drs H Nyat Kadir, mengatakan momentum peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 1945 – 1 Juni 2021 untuk membangun kembali semangat persatuan dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pendemi Covid 19.

“Mari kita jadikan peringatan hari lahir Pancasila sebagai ajang untuk mempererat kembali persatuan dan kebersamaan kita sebagai sebuah bangsa,” ujar Nyat Kadir.

Nyat Kadir mengatakan itu dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan, melalui virtual bersama Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pengurus masjid, ibu-ibu pengajian MT Alhijrah, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Batam, Rabu (2/6/2021).

Empat pilar kebangsaan yang dimaksud terdiri atas Pancasila Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

Baca Juga :  Alhamdulillah, 62 Pasien Covid-19 di Batam Sembuh

Di hadapan peserta, legislator Partai NasDem itu kembali mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat persatuan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Indonesia yang semakin tangguh.

Nyat Kadir pun optimis, semangat persatuan dan gotong-royong (Goro) dapat membuat Indonesia keluar dari masa-masa sulit pendemi Covid-19.

‚ÄúSemangat gotong-royong yang digelorakan Presiden pertama, Bung Karno, sangat terasa di tengah masyarakat selama pendemi Covid 19. Rasa senasib sepenanggungan kita muncul dengan melakukan aksi kemanusiaan, membantu sesama yang terkena dampak Covid 19.”

Masyarakat, tambahnya, mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, serta mencuci tangan juga sebagai bagian untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid 19.

Baca Juga :  Ini Besaran Proyeksikan Angka APBD Kota Batam Tahun 2021

Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) VI Fraksi Partai Nasdem itu mengatakan bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki pondasi dan pedoman yang kokoh dan jelas. Pondasi dan pedoman suatu bangsa disebut sebagai dasar negara, Pancasila.

Ibaratnya, lanjut Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam itu, bila ingin membangun gedung atau rumah yang kuat maka diperlukan pondasi dan pilar-pilar yang kukuh. Hal ini sama bila ingin membangun negara dan bangsa yang kuat, sehingga diperlukan pondasi dan pilar yang kukuh.

Baca Juga :  Sebelum Sembako Dibagikan, Ini yang Dilakukan BP Batam

Pria yang pernah menjabat Walikota Batam itu mengatakan Indonesia dibangun dengan pondasi dan pilar yang kuat dan kukuh. Pondasi dan pilar yang menyokong bangsa Indonesia itu adalah Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu menegaskan bukti dari kuatnya Indonesia dibangun dari pondasi dan pilar yang kukuh ialah meskipun bangsa ini terdiri dari beragam agama, suku, bahasa, golongan dan penduduk yang tersebar dari ribuan pulau mulai Sabang sampai Merauke, namun tetap satu dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. (RK3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *