Hindari Dusta, Hasil Seleksi Sekda Kepri Harus Transparan dan Detil

RiauKepri.com, KEPRI-  Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya atau seleksi terbuka Sekdaprov Kepri diminta untuk objektif dan transparan agar yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dalam melaksanakan tugasnya kelak. Jangan sampai seleksi ini sebagai pemenuhan standar saja, apalagi digunakan untuk membungkus ketidakjujuran.

Harapan itu diungkapkan tokoh Gerakan Muda Badan Penyelaras Pembentukan Provinsi Kepri (GM BP3KR) Sumantri Ardi dan aktivis transparansi Kepri Mahayuddin. Keduanya dihubungi secara terpisah media ini, Sabtu (04/09), menyusul akan dilaksanakan seleksi lanjutan setelah muncul delapan nama lulus seleksi administrasi calon Sekdapro Kepri.

Baik Sumantri maupun Mahayuddin sangat berharap hasil seleksi tersebut diumumkan secara terbuka dan terperinci. Dengan demikian, masyarakat dapat menyimaknya secara saksama dan diharapkan tidak melahirkan multi tafsir untuk menghindari pro-kontra yang meruncing.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar dan Anak Pesantren di Lingga Divaksin

“Keterbukaan ini penting karena diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang tangguh. Ingat, ini jabatan birokrasi tertinggi yang ada di provinsi dan penempatan jangan didominan berdasarkan prinsip suka atau tidak suka,” ujar Sumantri.

Yudi, sapaan akrab Mahayuddin sependapat. Ia menambahkan, Pansel harus dapat mempertanggungjawaban hasil kerjanya yang sungguh-sungguh, apalagi penyelenggaraan kegiatan tersebut dengan menggunakan uang rakyat memang bertujuan untuk menempat pemimpin yang tangguh pada tempatnya.

Untuk tahap awal, delapan orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah (berdasarkan abjat) Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, Sekda Kota Batam Jefridin, Kepala Dispar Anambas Masykur, Kepala Biro PBJ Kepri Misbardi, Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah, Kepala DPMD Dukcapil Kepri Sardison, Kepala Badan Pemberdayaan Wanita Kepri Misni, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam Yusfa Hendri.

Baca Juga :  809 RT/RW di Bintan Terima Dana Operasional

Kedelapan nama yang lulus seleksi administrasi tersebut tercantum dalam pengumunan Pansel 2 September 2021 nomor 02/ Pansel-JPTM/Kepri/2021, yang ditandatangani ketuanya, Dr Hamdani, MM, M.Si, Ak. Dalam pengumuman yang sama juga memuat tahapan seleksi selanjutnya sampai tanggal 02 Oktober, yakni sebagai berikut:

– Pemeriksaan Kesehatan, yang dilaksanakan hari Senin (06/08) s.d Selasa (07/09), setiap hari mulai pukul 08.00 WIB s.d selesai, di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

– Penulisan Makalah, yang dilaksanakan hari Rabu (08/09), mulai pukul 08.30 WIB s.d selesai, di Hotel CK Tanjungpinang.

Baca Juga :  Pimpin Rakor Proyek Gurindam 12, Gubernur: Kuatkan Sinergi, Percepat Pembangunan

– Uji Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural (Assessment), yang dilaksanakan hari: Rabu (15/09) s.d Jumat (17/09), setiap hari mulai pukul 08.30 WIB s.d selesai, di Hotel CK Tanjungpinang.

– Presentasi dan Wawancara, yang dilaksanakan Hari Sabtu (02/10), mulai pukul Oktober 08.30 WIB s.d selesai, di Hotel CK Tanjungpinang. (RK3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *