Aksi Cepat Gubri Syamsuar, La Tahzan Nenek Nurliah

Gubri Syamsuar saat melihat langsung kondisi Nurliah.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Nurliah tak berdaya, penyakit yang bersarang di kakinya membuat nenek berusia 70 tahun ini tak mampu berjalan. Tinggal di Pekanbaru pun tak punya saudara mara, dan menopang hidup dari belaskasihan tetangga. Kepada siapa dia hendak mengadu?

La Tahzan Nenek Nurliah, banyak tetangga yang merasa simpati atas penderitaan yang mendera sang nenek. Kalau sekedar makan dan minum, tentangga bisa mengatasinya. Namun, ketika beban itu semakin berat dipikul Nurliah, (didera sakit diabetes), tetangga punya cara lain untuk membantunya.

Adalah Afrizal, seorang anak muda yang terhenyah hatinya melihat penderitaan Nurliah, sehingga menceritakan perih ini lewat media sosial instagram. Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, langsung merespon aduan masyarakat melalui Direct Message Instagramnya, Rabu (22/09/21). Isi pesan tersebut menceritakan seorang lansia yang menghuni gubuk kecil di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Lansia berusia 70 tahun tersebut, mengandalkan hidup melalui belaskasih masyarakat sekitar. Sehari-hari nenek Nurliah makan dari pemberian masyarakat sekitar.

Baca Juga :  26 Desember 2019, Wisata Gerhana Matahari Cincin di Siak Sri Indrapura

“Nenek kalau lapar ke kedai sebelah dan kami kasih makan. Sedih kami, keluarganya jauh, kami masyarakat sekitar lah yang memberi makan dan menyiapkan kebutuhan sehari-hari” ucap Afrizal yang sehari-hari bejualan pecel lele.

Sebelumnya masyarakat sudah beberapa kali melaporkan kondisi Nenek Nurmalia kepada perangkat Pemerintah Kota Pekanbaru tapi dikarenakan terkendala secara administrasi, Nenek Nurmalia tak kunjung ditangani. “Kami sudah melapor ke RT, RW dan kelurahan. Tapi ada kendala administrasi seperti KTP, sampai dengan tidak adanya keluarga yang bisa mendampingi nenek ke rumah sakit. Kami tak bisa setiap hari menjaga karena bejualan,” sebut Afrizal.

Cerita Afrizal, nenek tersebut sebelumnya ada luka kecil di kaki, tapi karena lambatnya penanganan luka nenek semakin membesar dan saat ini nenek tidak dapat berjalan. “Sehari-hari nenek Nurliah biasanya berjalan, tapi beberapa hari ini kami lihat nenek tidak kelhatan, ternyata nenek sakit kakinya.”

Tim Dokter Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang ditugaskan oleh Gubernur Riau langsung turun ke lapangan, mendiagnosa nenek Nurliah mengidap penyakit diabetes, akan dilakukan penanganan sampai kondisinya stabil, dan dilanjutkan dengan perawatan intensif di RSUD Arifin Achmad.

Baca Juga :  Syamsuar: Infrastruktur Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Riau

Gubernur Riau Syamsuar yang saat itu sedang meninjau pelaksanaan Vaksin Merdeka di Universitas Riau, langsung menuju rumah Nenek Nurliah dan melihat kondisinya.

Begitu melihat Nurliah, raut wajah Syamsuar berubah, dia “diterkam” rasa prihatin yang mendalam. Sehingga sedih itu tak bisa disembunyikan. Syamsuar pun menugaskan Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk menangani dan mengawal pengobatan Nenek Nurliah hingga sembuh.

“Kami menugaskan Dinkes dan Dinas Sosial, agar mengawal betul masyarakat dan menjamin kesehatan Nenek Nurliah, tadi Dinsos saya tugaskan untuk menyediakan sembako dan kebutuhan hidup lainnya. Juga Dinas Kesehatan Provinsi Riau agar menjamin kesehatan, agar diobati di tempat dahulu hingga sembuh, bila perlu dirawat di RSUD. Nanti bergantian saja yang menunggunya,” ujar Syamsuar dan terlihat matanya berkaca-kaca menahan tangis.

Respon cepat gubernur Riau tidak hanya sekali ini saja, di lain kesempatan Syamsuar juga pernah menangani langsung beberapa aduan masyarakat melalui media Sosial.

Baca Juga :  Bupati Amril Penuhi Undangan Ramah Tamah dengan Gubri dan Kepala BNPB RI

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah bersedia menceritakan permasalahan sosial kepada kami melalui media sosial, secepat mungkin kami respon, karena inilah tugas kami sebagai pemerintah,” ucap Syamsuar.

Masyarakat Kelurahan Sukajadi turut memberi apresiasi cepatnya respon dari Gubernur Riau. Yanti yang sehari-hari berjualan di Jalan Ahmad Dahlan terkejut dengan kedatangan orang nomor satu di Riau ini.

“Alhamdulillah, kami senang dengan kedatangan Pak Syamsuar, melihat langsung nenek Nurliah. Kami tau berapa kali udah lapor tapi belum ado yang datang. Iko (ini) lewat instagram ajo langsung datang, dan langsung ditangani. Semoga Pak Syamsuar selalu diberi kesehatan yo, pak,” kata Yanti.

Datangnya Gubernur Riau, terlihat beberapa petugas kesehatan dan ambulance yang langsung menangani di lokasi. Tampak juga masyarakat antusias dengan kerendahan hati Gubernur Riau yang datang di sela kegiatannya yang padat. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *