Menarik! Karang Taruna Desa Bukit Batu Taja Festival Sungai Bukit Batu Akhir Februari 2022

RiauKepri.com, BUKITBATU – Ketua Pelaksana Juwandi, MH didampingi Ketua Karang Taruna Desa Bukit Batu Hukmul Fikri beserta beberapa panitia memberikan informasi akan dilaksanakan Festival Sungai Bukit Batu pada akhir bulan Februari 2022. Kamis (13/01/2022).

Informasi terkait pelaksanaan Festival Sungai Bukit Batu dibenarkan oleh Kepala Desa Bukit Batu, Mahendra, MM.

Menurut Ketua Pelaksana Festival Sungai Bukit Batu, Juwandi, MH dalam rapat pertama Festival Sungai Bukit Batu, mengatakan bahwa insha allah akhir bulan Februari 2022 ini akan melaksanakan event Festival Sungai Bukit Batu dan sekaligus meminta kepada Seluruh Masyarakat Desa Bukit Batu sekitarnya bisa bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Hadirkan Sumber Dari Kementrian, Diskop Bengkalis Gelar Sosialisasi Peraturan ‎Perkoperasian‎

“Festival ini melibatkan seluruh desa di Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksmana dalam beberapa kegiatan/perlombaan. Dan kita beberapa waktu yang lalu sudah audiensi dengan Bupati Bengkalis, dan alhamdulilah beliau bersedia membuka acara. Ini sebuah kebanggan buat kita semua,” jelas Juswandi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Bukit Batu Hukmul Fikru menjelaskan bahwa melalui event ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Dengan cara menyiapkan produk unggulan lokal desa seperti kain tenun, kerupuk sagu, makanan khas melayu dan juga ekonomi kreatif lainnya.

Baca Juga :  TK Negeri Pembina Kecamatan Bukit Batu Gelar Lomba Menghias Taman

Kemudian ditempat yang sama, Kepala Desa Bukit Batu Mahendra, MM juga ikut memberikan tanggapan terkait pelaksanaan festival tersebut. Disebutkannya bahwa kegiatan ini akan menjadi nilai tambah bagi kemajuan masyarakat, selain dapat mengembangkan ekonomi kreatif, ekowisata mangrove, wisata sejarah, rumah orang kaya raja negara menjadi puncak event yang ditunggu – tunggu wisatawan baik dari dalam maupun dari luar Kecamatan Bukit Batu.

“Tujuan dari event ini adalah sebagai bentuk pengembangan pariwisata daerah khususnya ekowisata mangrove dan wisata sejarah dengan tujuan dapat menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat desa. Nanti juga akan ada lomba kuliner khas melayu, lomba kompang, lomba pacu sampan, jalan santai, lomba mancing sepanjang jembatan bukit batu laut dan pentas seni budaya pada siang dan malam harinya,” ucap Mahendra. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.