Gerakan Cinta Zakat, Ini yang Dilakukan Syamsuar-Edy

Gubri Syamsuar saat akad membayar zakat.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Dalam rangka menyemarakkan gerakan cinta zakat di Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar M.Si, dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purna) Edy Natar Nasution, menunaikan zakat pada bulan Ramadan. Hal ini berlangsung di Gedung Daerah, Balai Serindit, Selasa (12/4/22).

Selain penyerahan zakat oleh Gubri dan Wagubri, dalam kesempatan itu juga sekaligus dilakukan pembayaran zakat oleh Forkopimda Riau, Pimpinan BUMD se-Provinsi Riau dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau.

“Kita telah melakukan kegiatan gerakan cinta zakat bersama Baznas Provinsi Riau dan Forkopimda Riau serta para Direksi BUMD dan beberapa pimpinan OPD,” ucap Syamsuar.

Baca Juga :  Suhu Politik di Dumai Mulai Memanas, Baliho Dikoyak

Syamsuar menerangkan, ini semua dalam rangka melaksanakan gerakan secara nasional yang juga diselenggarakan pada hari ini oleh presiden dan wakil presiden serta para menteri yang juga membayar zakat.

“Apa yang diharapkan dari sini dengan kewajiban kita selaku umat Islam kiranya juga dapat diikuti oleh semua perusahaan yang ada di Riau, semua instansi vertikal termasuk juga pimpinan OPD dan karyawan karyawati yang wajib berzakat, termasuk juga masyarakat semua,” ucap bupati Siak dua priode itu

Syamsuar mengharapkan, melalui gerakan cinta zakat ini nanti akan terkumpul pembayaran zakat yang lebih besar, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan sekaligus membantu kaum dhuafa yang ada di Riau.

Baca Juga :  Sempena 17 Ramadhan 1440 H, Polsek Siak Kecil Santuni Anak Yatim

Ia menginginkan masifnya gerakan zakat di Provinsi Riau dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di Provinsi Riau sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Menggerakkan zakat kepada masyarakat umum kita lakukan melalui instansi kita maupun Baznas. Tapi harapan kami Baznas selalu menyosialisasikan kepada semua kelompok, baik dari pengusaha maupun swasta, BUMN, BUMD yang sudah sewajarnya membayar zakat termasuk zakat profesi,” ucapnya.

Orang nomor satu di Riau ini menambahkan, salah satu upaya agar tidak terjadi penyelewengan dana zakat, saat ini di Pemprov Riau telah diberlakukan payroll sistem. Yaitu sistem zakat yang langsung dipotong dari penggajian ASN melalui Bank Riau Kepri.

Baca Juga :  Riau Raih Juara Umum Porwil Sumatra XI, 6 Mahasiswa Unilak Ikut Sumbang Medali

“Tidak ada lagi melalui perantara, nanti masuk rekening Baznas,” ujar Syamsuar. (RK1/MCR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *