Hadiri Rakerda Program Bangga Kencana Provinsi Kepri, Bupati Natuna Terima DAK Penanganan Stunting Rp3,3 Miliar

Hadiri Rakerda Program Bangga Kencana Provinsi Kepri, Bupati Natuna Terima DAK Penanganan Stunting Rp3,3 Miliar

RiauKepri, TANJUNGPINANG – Bupati Natuna, Wan Siswandi menghadiri acara pembukaan rapat kerja daerah program bangga kencana Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 di Hotel CK & Convention Centre Tanjungpinang, Kamis, 2 Februari 2023.

Program Bangga Kencana atau Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat.

Rakerda Bangga Kencana Provinsi Kepri kali ini mengusung tema Peningkatan Sinergitas Kolaborasi Pencapaian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga :  Rahma : "Optimis Pembangunan di Kota Tanjungpinang Bisa Terealisasi".

Dilansir dari Antara Kepri, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Nopian Andusti mengapresiasi penanganan stunting di Kepulauan Riau (Kepri) saat membuka Pra Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana.

Ia menyampaikan angka stunting di Kepri turun sebesar 2,2 persen, yaitu dari 17,6 persen menjadi 15,4 persen sehingga menjadikan daerah ini sebagai provinsi keempat terendah stunting se-Indonesia.

‚ÄúTarget nasional tahun 2024, angka stunting turun jadi 14 persen. Kepri tinggal mengejar 1,4 persen lagi, tapi saya yakin daerah ini bisa memenuhi target di bawah 10 persen,” kata Nopian.

Baca Juga :  Bupati Wan Siswandi Resmikan Pulau Panjang Sebagi Kecamatan Baru di Natuna

Pada kegiatan tersebut dilakukan penyerahan Dana Alokasi Khusus (DAK) secara simbolis dari pusat. Kabupaten Natuna menerima sejumlah Rp. 3.327.040.000 yang diterima langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi.

Nopian juga berpesan kepada pemerintah daerah untuk memaksimalkan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan pusat untuk penanganan stunting, sebab jika anggaran tidak digunakan maksimal akan dikembalikan ke pusat.

(Diskominfo/Fera)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *