Pemda Natuna Bergerak Bersama Tanggulangi Bencana Karhutla dan Kekeringan

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat memimpin rapat

RiauKepri,NATUNA – Menurut prediksi dari BMKG di tahun 2023 akan terjadi fenomena elnino atau di kenal peningkatan cuaca panas di suatu wilayah atau negara oleh karena itu dari fenomena alam ini bisa berdampak akan terjadinya kebakaran lahan dan kekeringan di wilayah kita

Hal tersebut di sampaikan oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dalam sambutanya pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Karhutla dan Kekeringan di Kabupaten Natuna. Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Kamis (04/05/2023).

Dalam sambutanya Wakil Bupati Natuna mengatakan tujuan rapat koordinasi adalah untuk mendapatkan masukkan dan saran.

“Tujuan kita gelar rapat koordinasi ini adalah kita ingin mendapatkan masukan dari pimpinan- pimpinan dalam menanggulangi musibah kebakaran lahan dan kekeringan, selanjutnya dengan menerima masukan-masukan dari pimpinan, setelah itu kita akan menentukan langkah ke depannya agar musibah kebakaran dan kekeringan ini bisa kita tanggulangi bersama-sama”. Ujarnya

Baca Juga :  Wakil Bupati Natuna Menutup Kegiatan Pelaksanaan Gelar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2024
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat memimpin rapat

Selain itu Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menjelaskan bahwa kebakaran lahan dan kekeringan sudah menjadi perhatian presiden.

“Kebakaran lahan dan kekeringan di tahun 2023 menjadi perhatian presiden, karena adanya prediksi dari BMKG, maka kita di setiap daerah di minta untuk mempersiapkan segala hal agar tidak terjadi kebakaran lahan di wilayah kita ini”.Jelasnya

Selanjutnya Rodhial Huda mengarahkan kepada pihak terkait agar mempersiapkan posko komando di setiap daerah yang rawan kebakaran.

“Untuk menanggulangi musibah ini saya minta agar siapkan posko komando di mana posko ini di siapkan di lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kebakaran lahan, selanjutnya segera inventariskan segala macam potensi yang kita miliki dalam penanggulangan musibah kebakaran lahan ini, seperti penyediaan pompa air”.Pungkasnya

Baca Juga :  Tak Terlihat Peserta Demo Menolak Ex-Offico di  Lapangan Welcome to Batam
Suasana rapat di Kantor Bupati Natuna

Diakhir sambutannya Rodhial Huda menyampaikan harapan agar peserta rapat agar memberikan masukkan yang komprehensif dalam menanggulangi bencana kebakaran dan kekeringan di Kabupaten Natuna.

“Rapat hari ini kita mohon semua masukkan yang komprehensif yang bisa kita inflementasikan agar kita bisa menanggulangi kebakaran lahan dan kekeringan di wilayah kita cintai ini”.Tutupnya

Dalam kesempatan yang sama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Natuna Raja Darmika memberikan saran agar menetapkan terlebih dahulu status tanggap bencana sebelum melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana karhutla.

“Sebelum kita melaksanakan pembuatan posko dan melakukan langkah kedepannya dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan, alangkah baiknya kita harus tetapkan dulu situasi tanggap bencana daerah kita dulu. Dengan penetapan status tanggap bencana ini kita bisa melakukan langkah-langkah sesuai dengan status tanggap bencana yang sudah di tetapkan”.Ujarnya

Baca Juga :  Wan Siswandi: Selagi Saya Sehat, InsyaAllah Datang Penuhi Undangan Masyarakat untuk Buka Bersama
Sejumlah kepala OPD hadir dalam rapat

Selian itu Raja Darmika juga menyampaikan kampanye kepada masyarakat bahaya dan larangan membuka lahan dengan cara membakar juga sangat penting.

“Selanjutnya kita juga harus mengkampanyekan kepada masyarakat Natuna Bahaya atau Larangan membuka lahan dengan cara membakar karena ini sangat berbahaya”. Pungkasnya

Turut hadir dalam acara turut hadir Forkompimda Kabupaten Natuna, Kakansar Natuna, Kepala OPD Kabupaten Natuna, Camat se-Bunguran, Lurah se-Bunguran, Kades se-Bunguran. (RK11)

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Natuna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *