20 IKM Natuna Kunjungan Lapangan ke Jakarta dan Bandung

20 IKM Natuna Kunjungan Lapangan ke Jakarta dan Bandung

RiauKepri,NATUNA – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkopum) terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Berbagai upaya terus dilakukan baik melalui peningkatan kualitas produk maupun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) supaya produk IKM Natuna dapat bersaing dengan produk dari luar.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Kegiatan Pelatihan dan Kunjungan Lapangan Teknis Produksi dan Standarisasi Produk KE Jakarta dan Bogor.

Sebanyak 20 orang pelaku IKM diboyong dinas bekerjasama dengan Event Karakter Nusantara mengikuti kegiatan tersebut selama 6 hari mulai tanggal 8 sampai 13 Juni 2023.

Kepala Disperindagkopum Kabupaten Natuna, Marwan Syah Putra menyampaikan kegiatan itu mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penguatan Kapasitas Kelembagaan Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah Melalui Dana Alokasi Khusus Nonfisik Tahun 2023.

Dalam pemaparannya DAK Nonfisik terdiri dari 4 menu kegiatan, salah satunya Peningkatan SDM dan Daya Saing IKM, yang diperinci menjadi 4 kegiatan termasuk salah satunya adalah kegiatan Pelatihan Teknis Produksi dan Standarisasi Produk.

Baca Juga :  3640 Gas LPG 3 Kg Sudah Distribusikan, Kasat Reskrim : Kita sudah Turun dan Cek Langsung

“Secara garis besar menu peningkatan SDM dan Daya Saing IKM bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi sentra IKM sebagai wadah untuk pengembangan IKM di daerah dalam rangka peningkatan nilai tambah, mutu dan kualitas produk IKM, dan memiliki standar produksi yang baik sehingga dapat meningkatkan prospek pasar,” ucapnya, Rabu (14/6/2023) sore.

Marwan menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan para anggota sentra IKM dalam melaksanakan proses produksi secara baik dan benar, serta memahami persyaratan standar produk yang berlaku pada 1 (satu) komoditas.

Sasaran kegiatan menurut Marwan, merupakan pelaku IKM yang ditunjuk dinas memiliki kemampuan berproduksi yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan standard produk yang berkualitas sesuai dengan jenis komoditas yang dibutuhkan pasar yang dituju serta menambah kompetensi diri pelaku IKM .

Baca Juga :  Laporan Pertanggungjawaban Bupati Natuna Tahun Anggaran 2022 dan Ranperda 2023

Dalam pelatihan tersebut disajikan dalam berbagai bentuk, berupa pelatihan/bimbingan teknis produksi, pelatihan penggunaan mesin/alat produksi,dan/atau kunjungan lapangan untuk pelaku IKM di Sentra IKM ke balai besar/riset, perusahaan menengah atau besar,Sentra IKM sejenis, dan sektor ekonomi lainnya.

Selama di Jakarta dan Bogor peserta melakukan kunjungan PT. Aruna Indonesia di Jakarta, Sentra IKM Berkah Setia Kampung Ciherang Kabupaten Bogor.

Kegiatan pelatihan dan Bimbingan teknis di kampus Universitas Satya Negara Jakarta dan Universitas Satya Negara Jakarta.

Peserta juga diajak mengunjungi PT. Inovasi Ikan Nusantara di Bogor dan Kampus Institute Pertanian Bogor (IPB).

Kegiatan pelatihan ini tercatat sebagai kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Pemkab Natuna yang bekerjasama dengan pihak Event Organizer, dengan menggunakan pembelanjaan Barang dan jasa melalui Bela pengadaan LKPP di toko daring Mbiz Market dengan jasa penyelenggaraan acara menunjuk CV. Lembaga Event Karakter Nusantara sebagai penyedia pelaksana kegiatan.

Baca Juga :  Syafari Ramadhan di Pulau Laut Wabup Rodhial Jadi Penceramah, Ini Yang Disampaikan

Sementara Itu Direktur CV. Lentera (Lembaga Event Karakter Nusantara), Prasetia Rahmad menambahkan kegiatan ini berlangsung sangat baik, para peserta pelatihan pun puas dengan hasil pelatihan dan kunjungan langsung di sentra ikm yang ada di Jakarta dan Bogor.

“Pelaku IKM dari Kabupaten Natuna mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk di terapkan di sentra IKM masing-masing,” ucapnya.

Selanjutnya Prasetya Rahmad juga menjelaskan peserta pelatihan dan kunjungan IKM Kabupaten Natuna juga mendapat kesempatan langsung melihat ke lapangan tentang bagaimana proses standar produksi yang baik, serta dapat melihat langsung alat produksi yang digunakan, sampai pengemasan produk yang baik dan pemahaman dalam pemasaran produk nya, sehingga berbagai macam ilmu yang di dapat nantinya bisa diterapkan saat peserta kembali ke Natuna. (RK11)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *