Gubri Syamsuar Berkisah, Warga Desa Seresam Bangun Masjid Megah dari Uang Seribu Rupiah

Gubri Syamsuar saat memberi elu-eluan di Masjid Jami', Rohul.

RiauKepri.com, ROHUL– Begitu dasyatnya bersedekah, setiap keluarga di Desa Seresam, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bersedekah seribu rupiah setiap hari. Hasilnya, bisa membangun masjid megah senilai Rp 9 miliar.

Kisah menajubkan ini disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka semarak Muharram 1445 hijriyah di Masjid Jami’ Alfalah, Desa Ngaso, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu malam (2/8/2023).

Orang nomor satu di Provinsi Riau itu tiba di
Masjid Jami’ pada waktu Maghrib hampir tiba, Meski aktifitasnya padat sejak dari pagi, namun Gubri Syamsuar terlihat tetap semangat menyapa masyarakat yang antusias menanti kedatangannya.

Inovasi membangun masjid yang dilakukan
Desa Seresam ini, kata Gubernur Syamsuar, dengan mengajak masyarakat bersedekah patut diapresiasi dan menjadi contoh. Karena melalui sedekah yang disalurkan masyarakat dapat mensejahterakan masjid dan juga masyarakatnya.

Baca Juga :  3 ASN Tersangka Korupsi di Bapemaspemdes Inhu Belum Ditahan

“Inovasi yang dilakukan warga Desa Seresam, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, bersedekah Rp 1.000 sehari per satu keluarga. Sehingga dapat membangun masjid senilai Rp 9 miliar melalui sedekah yang dikumpulkan selama 10 tahun,” kata Syamsuar.

“Ini adalah hal yang luar biasa, kita tidak bisa menyepelekan sedekah dengan uang seribu rupiah ini. Warga Desa Seresam dapat membangun masjid tanpa bantuan pemerintah, dan semoga ini bisa memotivasi kita semua,” sambung Syamsuar.

Karenanya Gubri Syamsuar, yakin ketua Masjid Jami’ telah mempersiapkan berbagai inovasi melalui kegiatan yang akan memakmurkan masjid. “Saya berharap masjid ini terus diramaikan oleh umat,” pinta Gubri Syamsuar.

Baca Juga :  Ini Langkah Unilak Setelah MoU dengan FHCI

Gubri Syamsuar sebelumnya menyampaikan rasa takjubnya melihat Masjid Jami’ Alfalah dengan bangunannya yang besar dan megah. Akan tetapi, sebutnya, yang paling utama adalah bagaimana cara mengajak umat untuk meramaikan masjid.

“Di samping membangun masjid yang megah, yang terpenting tentunya meramaikan masjid. Saya lihat di sini ada perkumpulan remaja masjidnya dan masih aktif, baguslah bisa mengajak para remaja lainnya untuk meramaikan masjid dengan berbagai inovasi yang mereka miliki,” sebut Gubri Syamsuar.

Anak-anak muda ini, sambung Gubri Syamsuar, mereka tertarik dengan ustad millenial karena para ustadz muda ini tentunya memiliki pembawaan yang berbeda untuk menyentuh para generasi muda. Maka dari itu, untuk mengajak ummat meramaikan masjid ini diperlukan perencanaan inovasi.

Baca Juga :  Bentuk BRIDA, Gubri Syamsuar Temui Kepala BRIN

“Seperti kami di Pekanbaru kemarin mengundang Ustadz Taqy Malik, beliau berdakwah dengan suaranya yang indah membacakan Al-quran, dan bisa menirukan banyak irama dari para syekh, anak-anak muda ramai datang ke masjid saat kedatangan beliau,” ungkap Syamsuar. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *