Mendagri Jadi Inspektur Upacara HUT Ke 78 RI di Natuna

Mendagri Tito Karnavian saat menjadi Inspektur Upacara di Natuna

Mendagri Tito Karnavian saat menjadi Inspektur Upacara di Natuna

RiauKepri,NATUNA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna pada tahun 2023 ini terasa istimewa dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya untuk pertama kali sejak kemerdekaan RI 78 tahun lalu baru kali ini seorang menteri bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Kamis (17/82023).

Mengikuti jalannya upacara, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad beserta jajarannya dengan khidmat mengikuti rangka kegiatan upacara.

Tampak hadir saat itu, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Forkopimda Kepri atau yang mewakili, Bupati Natuna Wan Siswandi, Forkompinda Kabupaten Natuna, Tim Percepatan Pembangunan, Pejabat Fungsional Utama, Para Staf Ahli, Asisten, dan Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Natuna, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Ketua dan Pengurus LAM Kepri.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Berlakukan PTM Terbatas Mulai 1 Okotober

Bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Infanteri Morison Chandra, selaku Komandan Cadangan Komisaris Polisi Ahmad Prasetyo selaku Perwira Upacara Mayor Laut (Pelaut) Putra Jaya Burnama, Cadangan Perwira Upacara Mayor Infanteri Robeth Panjaitan, dan sebagai Komandan Paskibraka Pengibaran Letnan Daniel Denis Maurtis Mambrasar.

 

Selain itu, Putra-putri terbaik yang telah terpilih dan diberikan kepercayaan mengemban tugas yang mulia mengibarkan bendera merah putih dan mendapatkan posisi sebagai berikut, Komandan Pasukan 17 Sakti Zalyhandra, Komandan Pasukan 8 Salsa Nabila Az, Pembawa Baki Pengibaran Yacinta Putri Malaya, Cadangan Pembawa Baki Pengibaran Fidelya Zalianty, Penggerek Bendera M.Robeth Aziz Al Wafi, Pembentang Bendera Mizki Dwi Murti, Pengulur Bendera Rafi Kahar Nandika.

Baca Juga :  Nama Tokoh Masyarakat Kundur, KH Ambok Salima di Jadikan Nama Jalan

Dalam amanatnya, Mendagri menekankan bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT RI hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan ritual dan seremonial semata. “Saat seperti ini telah berulang kali dilaksanakan selama 78 tahun yang lalu begitu pula dengan semangat dan perjuangannya yang masih terus membara hingga saat ini pula. Peristiwa tersebut harus dihayati, sebagai peringatan atas peristiwa penting, yang merupakan awal mula berdirinya negara Indonesia,” ujar Tito.

Semangat perjuangan, tambahnya, hendaknya ditanamkan kepada generasi muda, agar dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Seperti yang kita ketahui pula, letak posisi Kabupaten Natuna merupakan posisi yang sangat strategis berada di perbatasan terluar NKRI, generasi muda harus mengambil peluang tersebut,” tambah Tito.

Baca Juga :  Walikota Tanjungpinang Meninggal Dunia, Ini Riwayat Sakitnya

Terakhir, Tito mengharapkan Natuna sebagai daerah terdepan, terluar, dan terpencilnya Indonesia, harus menjadi prioritas di daerah perbatasan untuk perkembangannya.

“Natuna adalah daerah, yang geopolitik dan geodefense-nya sangat tinggi, sehingga menjadi prioritas bagi Presiden RI untuk perhatian khusus dalam penanganannya. Harapan kita Natuna menjadi daerah yang jauh lebih baik lagi dengan adanya daerah check point dan penanganan yang baik nantinya,” ujar Tito. (RK11)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *