Dua Hari Bersama Gubri Syamsuar di Telukbelitung (Bagian-4)

Tinjau Jalan dan Jambatan, Dicegat Guru

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, didampingi Kabid Binamarga Zulfhami, dan Camat Tasik Putri Puyu Zainal, S.E, saat meninjau jalan yang rusak.

RiauKepri.com, MERANTI– Usai melakukan kegiatan di SMAN 1 Telukbelitung, Gubernur Syamsuar beranjak ke Kecamatan Tasik Putri Puyu. Dalam perjalanan, Gubernur Syamsuar yang didampingi Kabid Bina Marga PUPR Riau Zulfahmi dan Camat Tasik Putri Puyu, Zainal, S.E, rombongan tampak berhenti di tengah jalan untuk melihat langsung jalan yang rusak di Desa Mayang Sari. Setelah mendapat penjelasan dari Kabid Binamarga Zulfahmi, bahwa perlunya pergeseran jalan atau pelebaran jalan, karena kerusakan jalan sebagian besar karena genangan air.

Usai mendapat penjelasan dan solusi dari Zulfahmi, Gubernur Syamsuar bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanan, dan pas di perbatasan Kecamatan Merbau dengan Kecamatan Tasik Putri Puyu, persisnya di Desa Mengkirau, kendaraan rombongan kembali berhenti melihat beberapa koleksi ruas jalan yang rusak. “Beberapa meter jalan ini sebaiknya dibuat jalan kaki seribu. Sehingga jalan ini berada di atas air,” ucap Gubernur Syamsuar dan diamini Zulfahmi.

Baca Juga :  Dua Hari Bersama Gubri Syamsuar di Telukbelitung (Bagian-5)

Setelah meninggalkan Desa Mengkirau rombongan menuju Desa Mengkopot, dan di tengah jalan terlihat sejumlah orang berdiri persis di depan SMAN Satu Atap Tasik Putri Puyu.

Gubernur Syamsuar turun dari dalam mobil menyapa warga yang berdiri di jalan tersebut, ternyata mereka adalah guru SMAN Satu Atap Tasik Putri Puyu. “Kami sengaja mencegat Pak Gubernur di sini,” kata salah seorang guru wanita.

“Saya memang mau berhenti di sini, tadi di dalam mobil memang sudah diminta Pak Camat Tasik Putri Puyu untuk sekaligus meninjau sekolah ini,” kata Gubernur Syamsuar.

Lebih setengah jam Gubernur Syamsuar berdialog dengan guru. Saat itu para guru meminta agar atap seng diganti karena bocor, juga dibuat bangunan baru dan lahan hibah dari warga sudah ada. Terkait aspirasi ini Gubernur Syamsuar langsung meminta ajudananya menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kamsol. Dalam arahannya, Gubernur Syamsuar meminta pihak dinas pendidikan turun ke lapangan secepatnya untuk memenuhi aspirasi para guru tersebut. Diakhir pertemuan di SMAN Satu Atap Tasik Putri Puyu itu, Gubernur Syamsuar menyerahkan bantuan 1 unit laptop.

Baca Juga :  Dua Hari Bersama Gubri Syamsuar di Telukbelitung (Bagian-2)

Tak mau melepas kenangan dikunjungi Gubernur Syamsuar, para guru minta foto bersama di depan sekolah. Usai itu, rombongan menyisir jalan yang rusak di Desa Tanjung Pisang hingga ke Desa Selat Akar.

Di Desa Selat Akar Gubri Syamsuar melihat langsung Jambatan Perawang yang roboh. “Sudah kita anggarkan untuk pembangunan jambatan ini pada tahun 2024, Pak. Insya Allah tak ada hambatan,” kata Zulfahmi disela-sela peninjauan bersama Gubernur Riau Syamsuar dan masyarakat setempat.

Usai meninjau dari berbagai sisi jambatan yang menghubung ke Desa Bandul tersebut, rombongan Gubernur Syamsuar menyeberang dengan mengunakan pompong menuju ke rumah Kades
Bandul untuk makan siang bersama, sebelumnya Gubernur Syamsuar bersama rombongan melaksanakan Sholat Zuhur berjemaah. Usai makan bersama dan bertemu dengan 10 Kades se-Kecamatan Tasik Putri Puyu, di tengah hujan, Gubernur Syamsuar bersama rombongan diantar ke Mengkapan (Pelabuhan Buton), menggunakan speedboat Pemkab Meranti untuk pulang ke Pekanbaru. (Bersambung)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *