Diduga PT Terbesar Di Asia Tenggara Ini Tidak Menyalurkan Bantuan,Tokoh Pejuang Meranti : Perusahaan Wajib Memberikan

Foto saat Camat, Danramil serta PJ kades Mengkopot turun ke pemukiman Penduduk yang terendam Air

RiauKepri.com, MERANTI – Tokoh Pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau Ramlan Abdullah menyayangkan sikap Perusahan dari PT RAPP (Riau Andalan Pul And Paper). Pasalnya, kuat dugaan sampai saat ini masyarakat yang terkena banjir akibat
Terbukanya Pintu Kanal milik Perusahan terbesar di Asia Tenggara hingga sekarang tidak menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Hal ini disampaikan Ramlan Abdullah kepada Wartawan,RiauKepri.com Kamis (11/01/2024) menyampaikan setahu kita harga sagu hati dari PT RAPP paling besar yakni Rp. 12.500 per Hektar dan kita perkirakan 20 tahun kedepannya harga tanah di Pulau Padang bisa mencapai 50 juta per hektar.

Baca Juga :  Sudah Hampir 500 KK Yang Terdampak Dari Banjir, Pihak PT RAPP Baru Mau Croscheck ke lapangan?

“Mereka wajib memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak. Dan patut kita menduga pihak Humas dari perusahaan Terbesar Di Asia Tenggara ini tidak melaporkan kejadian ini dengan Management mereka,” kata Ramlan.

Ditambahkan Ramlan, RAPP menguasai 28 ribu hektar lahan di Pulau Padang ± 35 % dari total luas pulau Padang. Dirinya juga khawatir lama-kelamaan masyarakat miskin pindah dan pulau itu jangka panjang milik Rapp.

“Kami berharap masyarakat tetap mempertahankan kepemilikan lahannya, biar susah sekarang senang buat cucu masa akan datang. Selain itu, kami juga meminta ke perusahan menyiapkan lahan pertanian Masyarakat dan sudah sewajarnya perusahan peduli dengan masyarakat sekitarnya, kalau tidak menyalurkan ataupun memberikan kontribusi kepada masyarakat itu sangat terlalu,” terangnya.

Baca Juga :  Kilang Sagu Along di Meranti Ludes, Ini Penyebabnya

“Kalau tidak peduli dengan lahan kehidupan untuk masyarakat, sudah sewajarnya masyarakat pulau Padang meminta Pemerintah tidak memberikan izin RKT (Rencana Kerja Tahunan),” tegas Ramlan. (Aldo).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *