Astaga, Makan Sirih Sudah tak Berpinang Lagi

Malam Seni Budaya LAMR Kecamatan Merbau

Tari persembahan dalam gelap pada helat Seni Budaya dalam rangka milad ke-15 Kabupaten Kepulauan Meranti yang ditaja LAMR Kecamatan Merbau.

RiauKepri.com, MERANTI– Malam pembukaan perhelatan lomba seni budaya yang ditaja LAMR Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin malam, 15 Januari 2024, macam makan sirih tak berpinang lagi. Apa sebab?

Sebabnya, pas pada akhir tari persembahan atau tari makan sirih, disaat lima penari waniata turun dari panggung membawa tepak sirih untuk disuguhkan kepada tetamu undangan, tiba-tiba saja listrik dari PLN padam. Sorak pun menggema dari para masyarakat.

Kendati lampu padam, para penari tetap menyuguhkan pinang kepada tamu undangan utama. Dari sebelah belakang kursi di tenda utama, menyelutup undangan mengatakan, “Makan sirih tak berpinang nampaknyale ni, ancou…ancou…(hancur),” kata undangan di belakang.

Baca Juga :  Syarwan Hamid Yakin Syamsuar-Edy Mampu Membawa Riau Sejahtera

Di group wa Merbau Sepakat, Erix salah seorang pihak PLN, pada pukul 20.13 WIB, menyampaikan pengumuman, pemadaman listrik disebabkan sedang terjadi gangguan di sistem 20 KV. Sehingga beberapa daerah terdampak padam yakni, Desa Mayang Sari, Desa Mengkirau, Desa Mengkopot, Desa Tj Pisang, Desa Selat Akar, Desa Bandul ,Desa Kudap, Desa Dedap ,Desa Mekar Delima, Desa Tj Padang dan sekitarnya.

“Saat ini petugas sedang melakukan penelusuran dan penormalan bertahap. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya bapak/ibu,” tulis Erix.

Baca Juga :  Kwarda Gerakan Pramuka Riau Ikut Serta JOTA ke-84 dan JOTI ke-42

Pukul 20.49 WIB, perhelatan seni budaya dalam rangka milad Kabupaten Kepulauan Meranti ini kembali berlangsung menyusul listrik kembali padam.
(RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *