Upaya Membangkit Batang Terendam, Lampu Kembali Padam

Malam Lomba Seni Budaya LAMR Kecamatan Merbau

Para donator, pengurus LAMR Meranti, dan Forkompinda Kecamatan Merbau foto bersama pada helat seni budaya yang ditaja LAMR Kecamatan Merbau.

RiauKepri.com,┬áMERANTI– Helat seni budaya yang ditaja LAMR Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, adalah upaya membangkit batang terendam. Tapi, baru saja Ketua DPH LAMR Kecamatan Merbau Syafruddin menyampaikan hal itu sebagai tujuan perhelatan dalam pidatonya lampu listrik kembali padam dan selang tiga menit, lampu menyala lagi.

“Ini penyebab listrik padam, ada hewan yang tersengat JTM. Saat ini listrik sudah normal kembali,” tulis Erix petugas PLN Kecamatan Merbau di group WA Merbau Sepakat, Senin malam, 15 Januari 2024.

Sebalumnya, Syafruddin menyebutkan, malam pembukaan seni budaya ini adalah upaya membangkit batang terendam, karena Seni Budaya Melayu di kampung kita ini mulai hilang. “Jadi, dengan perhelatan lomba seni budaya ini kita bisa kembali membangkit seni budaya di Kecamatan Merbau yang sudah mulai hilang.”

Baca Juga :  Riau Semakin Membaik, Hari Ini Nol Pasien Covid-19, 1 Sembuh

Dasar perhelatan ini, jelas Syafruddin, program LAMR Kecamatan Merbau dan hasil musyawarah pengurus LAMR Kecamatan Merbau. Tujuan kegiatan ini bukan semata-mata tanggung jawab LAMR tapi hal ini menjadi kewajiban LAMR untuk melestarikan seni budaya.

Ada tiga lomba pada helat ini yakni, Kompang diikuti 6 group, Zapin Tradisi diikuti 7 group, dan lagu Pop 60-an dengan rincian putra 16 peserta dan putri 13 peserta. “Kegiatan berlangsung selama tiga malam dan terselengaranya kegiatan ini berkat dari sejumlah donator,” ucap Syafruddin.

“Mudah-mudahan lampu tak padam lagi, azab kite dibuatnye,” kata Camat Merbau M. Nazir M.Si dalam sambutannya dengan logat Melayu Riau Pesisir.

Kegiatan positif ini, sambung Nazir, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta dan anak-anak serta generasi muda, sehingga mereka mengenal seni budaya Melayu. Selain itu kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi.

Baca Juga :  9 Wajah Lama, Banyak Kursi Kosong Pada Penetapan Anggota Dewan Dumai Terpilih

“Dengan kegiatan ini mari kita tingkatkan rasa cinta terhadap seni budaya Melayu karena di dalam seni budaya Melayu ini ada nilai adat yang integral. Sehingga bisa menangkis banyak budaya asing yang masuk ke daerah kita ini,” ungkap Nazir.

Pada kesempatan ini, Nazir juga menyampaikan agar masyarakat mengsukseskan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang dengan memberi hak pilih dan jangan Golput. “Pilihlah sesuai hati nurani dan jangan gegara Pemilu ini putus silaturahmi kita,” ungkap Nazir.

Pada kesempatan yang sama Ketua MKA LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri (DS) Darwis, membeberkan dari 9 kecamatan pengurus LAMR yang ada di Meranti baru LAMR Kecamatan Merbau yang baru melaksanakan perhelatan seni budaya dalam rangka milad ke-15 Kabupaten Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Di Bathin Solapan, Kadis Koperasi Herman dan Komisi III DPRD Bengkalis Berikan Penyuluhan Perkoperasian dan UMKM Kepada Masyarakat

DS Darwis juga menjelaskan, pada tahun 2024 ini anggaran untuk 9 pengurus LAMR di kecamatan yang ada di Meranti dianggarkan. Tahun sebelumnya hanya 2 kecamatan yang bisa cair yakni, Kecamatan Merbau dan Kecamatan Pulau Merbau, yang lainnya tidak bisa cair lantaran tidak bisa melengkapi persyaratan.

Perhelatan ini dihadiri Ketua Umum Dewan Kesenian Riau (DKR) Taufik Hidayat, anggota DPRD Meranti Musdar, serta sejumlah Forkumpimda Kecamatan Merbau. (RK1).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *