“Bekarang: Eksplorasi Indahnya Tradisi Masyarakat Melayu Natuna dalam Tarian Kreasi Melayu”

"Bekarang: Eksplorasi Indahnya Tradisi Masyarakat Melayu Natuna dalam Tarian Kreasi Melayu"

Oleh : Aslita, S.Pd (Koreografer Tari SMA Negeri 2 Bunguran Timur)

RiauKepri, NATUNA – Indonesia memiliki kekayaan seni tradisional yang tak terbatas, dan salah satu bentuk ekspresi seni yang menggabungkan keindahan tarian tradisional dengan sentuhan modern adalah Tarian Kreasi. Dalam konteks Melayu Natuna, tarian kreasi “Bekarang” menjadi sebuah persembahan yang menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir pantai.

Dalam perkembangannya, tarian kreasi menjadi wadah bagi para seniman untuk menggali kreativitas baru tanpa mengurangi nilai-nilai dari tarian tradisional nusantara yang telah ada. Tarian kreasi Melayu tidak hanya mengambil inspirasi dari kesenian tradisional, tarian rakyat, atau tari klasik, tetapi juga menggabungkannya dengan elemen-elemen modern yang menciptakan keunikan tersendiri.

Baca Juga :  Menyiapkan Calon Wartawan Profetik di 'Journalist Boarding School'

Tarian kreasi “Bekarang” mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Natuna, khususnya di pesisir pantai. Bekarang sendiri merupakan aktivitas yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas masyarakat setempat. Momen air laut surut menjadi momen yang ditunggu-tunggu, di mana masyarakat bersama-sama beramai-ramai menuju tepian pantai untuk mencari ikan, kuyong, kerang, dan makanan laut lainnya.

Dalam koreografi tarian “Bekarang,” gerakan-gerakan elegan menggambarkan keuletan dan keahlian masyarakat Melayu Natuna dalam mencari rezeki di antara bebatuan dan karang. Meskipun hasil yang didapat hanya cukup untuk menambah lauk sehari-hari, tarian ini mampu mengangkat keindahan dan kearifan lokal, mengabadikan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga :  Kegagapan Pemerintah Terhadap EKRAF (?)

Kegiatan bekarang bukan hanya menjadi sumber rezeki, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara masyarakat pesisir. Hingga saat ini, tarian kreasi “Bekarang” tidak hanya menjadi pertunjukan seni semata, melainkan juga menjadi bentuk perayaan kehidupan sehari-hari dan keberlanjutan budaya lokal.

Dengan mengangkat tarian kreasi Melayu “Bekarang,” kita tidak hanya menyaksikan keindahan gerakan tari, tetapi juga ikut merayakan keberagaman budaya dan kekayaan warisan nenek moyang yang patut dilestarikan. Tarian ini menjadi simbol kebanggaan dan identitas bagi masyarakat Melayu Natuna, membuktikan bahwa seni tari dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, menghubungkan tradisi dengan kreasi kontemporer. (RK11)

Related Articles

1 thought on ““Bekarang: Eksplorasi Indahnya Tradisi Masyarakat Melayu Natuna dalam Tarian Kreasi Melayu””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *